N,N'-1,3-Phenylenedimaleimide dari TCI adalah senyawa bismaleimida, yaitu molekul dengan dua gugus maleimida yang terikat pada cincin benzena di posisi meta. Dalam ilmu material, senyawa ini digolongkan sebagai monomer dan agen pengikat silang (crosslinker). Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk membuat jaringan polimer termoset, memodifikasi karet, dan mempelajari reaksi adisi pada ikatan rangkap maleimida. Karena itu, bahan ini sangat relevan bagi riset polimer dan komposit.
Bahan ini dipilih karena kedua gugus maleimidanya sangat reaktif terhadap tiol, diena, dan radikal. Molekul ini dapat menghubungkan dua rantai polimer secara efisien melalui reaksi Michael, Diels–Alder, atau polimerisasi radikal. Jaringan yang terbentuk umumnya tahan panas dan kaku karena adanya cincin aromatik dan imida. Reaksi Diels–Alder dengan furan bersifat reversibel, sehingga senyawa ini juga diminati dalam riset material yang dapat memperbaiki diri.
Di Indonesia, riset karet alam sangat strategis mengingat posisi negara ini sebagai salah satu produsen karet utama dunia. Bismaleimida seperti ini dapat diteliti sebagai bahan bantu vulkanisasi dan stabilisasi kompon karet. Laboratorium polimer di kampus dan lembaga riset juga dapat memakainya untuk mengembangkan resin tahan panas dan komposit. Kemasan 25g dan 500g mendukung riset skala kecil hingga uji formulasi.
- Agen pengikat silang karet: senyawa ini diteliti sebagai bahan bantu vulkanisasi yang dapat meningkatkan ketahanan panas dan sifat mekanik kompon karet alam maupun sintetis.
- Resin bismaleimida termoset: polimerisasi gugus maleimida menghasilkan jaringan kaku dan tahan panas yang penting dalam riset matriks komposit berkinerja tinggi.
- Material self-healing berbasis Diels–Alder: reaksi reversibel dengan polimer bergugus furan memungkinkan pengembangan jaringan polimer yang dapat diperbaiki kembali dengan pemanasan.
- Kimia klik tiol–maleimida: kedua gugus maleimida bereaksi cepat dengan tiol, sehingga senyawa ini cocok untuk menyambung rantai atau membuat hidrogel dalam riset material.
- Modifikasi polimer termoplastik: senyawa ini dapat dipakai sebagai pengikat silang atau kompatibilizer reaktif dalam studi campuran polimer untuk meningkatkan stabilitas termal.
| Merek | TCI (kode produk P0976) |
|---|---|
| Nomor CAS | 3006-93-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | serbuk padat |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, terlindung dari cahaya |
Simpan N,N'-1,3-Phenylenedimaleimide dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap. Jauhkan dari amina, tiol, basa, dan inisiator radikal karena bahan ini dapat bereaksi dan berpolimerisasi lebih awal. Senyawa maleimida dapat mengiritasi dan menimbulkan sensitisasi kulit, jadi gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, jas laboratorium, dan masker debu saat menimbang. Kerjakan di lemari asam, hindari menghirup debu, ikuti SDS, dan buang limbahnya sesuai aturan limbah kimia.
- (1994). Ultrastructural Changes in Glycerol-Extracted Skeletal Muscle Fibers after Chemical Modification of Myosin Heads with <italic>p</italic>-Phenylenedimaleimide. Journal of Electron Microscopy doi:10.1093/oxfordjournals.jmicro.a051108
- Barnett dkk. (1992). Formation of ATP-insensitive weakly-binding crossbridges in single rabbit psoas fibers by treatment with phenylmaleimide or para-phenylenedimaleimide. Biophysical Journal doi:10.1016/s0006-3495(92)81842-8
- Nadeau dkk. (1997). Differential Affinity Cross-linking of Phosphorylase Kinase Conformers by the Geometric Isomers of Phenylenedimaleimide. Journal of Biological Chemistry doi:10.1074/jbc.272.42.26196
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
