Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 4856-87-5

1,6-Bis(maleimido)hexane, CAS 4856-87-5, TCI B1787

1,6-Bis(maleimido)hexane, CAS 4856-87-5, TCI B1787

Identitas Kimia

No. CAS
4856-87-5
PubChem
CID 20992·SID 87564681
Rumus molekul
C14H16N2O4
Berat molekul
276.29 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-[6-(2,5-dioxopyrrol-1-yl)hexyl]pyrrole-2,5-dione
SMILES
C1=CC(=O)N(C1=O)CCCCCCN2C(=O)C=CC2=O
InChIKey
PYVHLZLQVWXBDZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 4.054.050,00
Harga reguler Rp 2.850.750,00 Harga obral Rp 4.054.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,6-Bis(maleimido)hexane adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia biologis, terutama dalam pembuatan linker dan crosslinker. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua grup maleimido yang terhubung oleh rantai heksana. Fungsi utama dari senyawa ini adalah sebagai penghubung antara molekul biologis seperti protein, peptida, atau DNA, sehingga memungkinkan pembentukan ikatan kovalen yang kuat dan spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian biomedis, pengembangan obat, dan analisis biomolekuler.

Salah satu karakteristik utama dari 1,6-Bis(maleimido)hexane adalah kemampuannya untuk membentuk ikatan kovalen dengan grup tiol (–SH) yang ada pada molekul seperti protein atau peptida. Sifat ini membuatnya sangat efektif dalam aplikasi seperti konjugasi molekuler, pembuatan sensor biokimia, dan pengikatan molekul untuk pengujian fungsional. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan untuk penelitian di bidang biomedis, farmasi, dan bioteknologi. Banyak institusi riset di Indonesia menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam pengembangan produk kesehatan, diagnostik, dan penelitian dasar. Ketersediaan produk ini di pasar lokal juga mendukung kebutuhan peneliti dalam memenuhi standar internasional dalam eksperimen ilmiah.

Brosur TCI (PDF)

  • Konjugasi molekul biologis untuk pengembangan obat dan terapi biologis
  • Pembuatan sensor biokimia untuk deteksi protein dan peptida
  • Pengikatan molekul dalam penelitian struktur dan fungsi biomolekul
  • Penelitian tentang interaksi antarprotein dan peptida
  • Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi di bidang farmasi dan bioteknologi

Merek TCI
Nomor CAS 4856-87-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Linkers and Crosslinkers
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang aktif, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan kualitas.

  • Vanaja dkk. (2002). Synthesis and Characterization of 1, 3-Bis(Maleimido) Benzene-Modified and 1, 6-Bis(Maleimido) Hexane-Modified Epoxy-Novolac Interpenetrating Networks. High Performance Polymers doi:10.1177/095400830201400404
  • Ashok Kumar (2002). Synthesis and characterization of siliconized epoxy-1,3-bis(maleimido)benzene intercrosslinked matrix materials. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(01)00627-9
  • G. S. dkk. (2016). Synergistic effect of 4,4′-bis(maleimido) diphenylmethane and zinc oxide on the vulcanization behavior and thermo-mechanical properties of chlorinated isobutylene-isoprene rubber. Polymers for Advanced Technologies doi:10.1002/pat.3976

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.