1,6-Bis(maleimido)hexane adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia biologis, terutama dalam pembuatan linker dan crosslinker. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua grup maleimido yang terhubung oleh rantai heksana. Fungsi utama dari senyawa ini adalah sebagai penghubung antara molekul biologis seperti protein, peptida, atau DNA, sehingga memungkinkan pembentukan ikatan kovalen yang kuat dan spesifik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian biomedis, pengembangan obat, dan analisis biomolekuler.
Salah satu karakteristik utama dari 1,6-Bis(maleimido)hexane adalah kemampuannya untuk membentuk ikatan kovalen dengan grup tiol (–SH) yang ada pada molekul seperti protein atau peptida. Sifat ini membuatnya sangat efektif dalam aplikasi seperti konjugasi molekuler, pembuatan sensor biokimia, dan pengikatan molekul untuk pengujian fungsional. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang umum, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan untuk penelitian di bidang biomedis, farmasi, dan bioteknologi. Banyak institusi riset di Indonesia menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku dalam pengembangan produk kesehatan, diagnostik, dan penelitian dasar. Ketersediaan produk ini di pasar lokal juga mendukung kebutuhan peneliti dalam memenuhi standar internasional dalam eksperimen ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
- Cross-linkers 2026-04-14 · hal. 2
- Bioconjugation Reagents 2026-07-07 · hal. 8
- Monomers 2025-05-28 · hal. 28
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 29
Produk TCI terkait
- 1,4-Bis(maleimido)butane, CAS 28537-70-4, TCI B3805
- 1,2-Bis(maleimido)ethane, CAS 5132-30-9, TCI E0482
- 19-Maleimido-17-oxo-4,7,10,13-tetraoxa-16-azanonadecanoic Acid, CAS 1263045-16-4, TCI M2666
- 1-Butene (ca. 10% in Hexane), CAS 106-98-9, TCI B4410
- 1,6-Bis(acryloyloxy)hexane (stabilized with MEHQ), CAS 13048-33-4, TCI B2936
- 1,6-Bis(oxiran-2-ylmethoxy)hexane, CAS 16096-31-4, TCI H0571
- Konjugasi molekul biologis untuk pengembangan obat dan terapi biologis
- Pembuatan sensor biokimia untuk deteksi protein dan peptida
- Pengikatan molekul dalam penelitian struktur dan fungsi biomolekul
- Penelitian tentang interaksi antarprotein dan peptida
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi di bidang farmasi dan bioteknologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4856-87-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Linkers and Crosslinkers |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena sifat kimianya yang aktif, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi dan kehilangan kualitas.
- Vanaja dkk. (2002). Synthesis and Characterization of 1, 3-Bis(Maleimido) Benzene-Modified and 1, 6-Bis(Maleimido) Hexane-Modified Epoxy-Novolac Interpenetrating Networks. High Performance Polymers doi:10.1177/095400830201400404
- Ashok Kumar (2002). Synthesis and characterization of siliconized epoxy-1,3-bis(maleimido)benzene intercrosslinked matrix materials. Polymer doi:10.1016/s0032-3861(01)00627-9
- G. S. dkk. (2016). Synergistic effect of 4,4′-bis(maleimido) diphenylmethane and zinc oxide on the vulcanization behavior and thermo-mechanical properties of chlorinated isobutylene-isoprene rubber. Polymers for Advanced Technologies doi:10.1002/pat.3976
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








