3-Phenoxybenzyl Alcohol dari TCI adalah alkohol benzilik dengan gugus fenoksi pada posisi meta cincin benzena. Senyawa ini dikenal luas sebagai senyawa antara penting dalam kimia insektisida piretroid sintetik. Gugus 3-fenoksibenzil merupakan bagian alkohol dari sejumlah ester piretroid. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini dipakai dalam sintesis organik, riset agrokimia, dan analisis residu pestisida beserta produk degradasinya di laboratorium.
Senyawa ini dipilih karena gugus hidroksil benziliknya mudah diubah. Gugus ini dapat diesterkan dengan asam karboksilat, dioksidasi menjadi aldehida atau asam karboksilat, maupun diubah menjadi halida benzilik untuk reaksi substitusi. Sementara itu, ikatan eter difenil yang stabil memberikan kerangka lipofilik yang khas. Senyawa ini juga berkaitan erat dengan jalur metabolisme dan degradasi piretroid di lingkungan, sehingga berguna sebagai pembanding analitik.
Di Indonesia, penggunaan insektisida piretroid sangat luas, baik di sektor pertanian maupun pengendalian vektor nyamuk demam berdarah. Laboratorium pengujian residu, perguruan tinggi pertanian, dan lembaga riset lingkungan dapat memakai senyawa ini sebagai bahan acuan untuk memantau produk degradasi piretroid. Peneliti sintesis juga dapat memakainya untuk membuat ester baru. Kemasan 25g dan 500g mendukung kebutuhan analitik maupun sintesis.
- Sintesis ester piretroid: gugus hidroksilnya dapat diesterkan dengan asam siklopropanakarboksilat untuk membuat analog piretroid dalam riset agrokimia dan hubungan struktur–aktivitas.
- Standar analisis degradasi pestisida: senyawa ini berguna sebagai pembanding pada HPLC atau GC-MS untuk mendeteksi produk degradasi piretroid dalam tanah, air, dan bahan pangan.
- Prekursor aldehida dan asam fenoksibenzoat: oksidasi terkontrol menghasilkan senyawa turunan yang juga penting sebagai senyawa antara sintesis dan pembanding metabolit.
- Studi biodegradasi mikroba: senyawa ini dapat dijadikan substrat untuk menguji kemampuan isolat mikroba lokal mendegradasi residu piretroid dalam riset bioremediasi.
- Building block senyawa difenil eter: kerangka fenoksibenzil dapat dimodifikasi lebih lanjut untuk riset kimia medisinal dan material yang memerlukan motif eter aromatik.
| Merek | TCI (kode produk P0979) |
|---|---|
| Nomor CAS | 13826-35-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan 3-Phenoxybenzyl Alcohol dalam botol kaca tertutup rapat di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung dari cahaya. Jauhkan dari oksidator kuat dan sumber panas. Senyawa ini dapat mengiritasi kulit dan mata serta berpotensi berbahaya bagi organisme akuatik, jadi tangani dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium di lemari asam. Jangan membuang sisa bahan ke saluran air. Ikuti SDS dan kumpulkan limbahnya sebagai limbah kimia organik berbahaya.
- Chen dkk. (2006). Separation of α-cyano-3-phenoxybenzyl alcohol from α-cyano-3-phenoxybenzyl acetate using solvent extraction. Separation and Purification Technology doi:10.1016/j.seppur.2006.03.006
- Fishman dkk. (1998). Chemo-enzymatic synthesis of (S)-α-cyano-3-phenoxybenzyl alcohol. Tetrahedron: Asymmetry doi:10.1016/s0957-4166(97)00608-3
- Bast dkk. (1998). Dehydrogenation of 3-Phenoxybenzyl Alcohol in Isolated Perfused Rabbit Skin, Skin Homogenate and Purified Dehydrogenases. Skin Pharmacology and Physiology doi:10.1159/000029834
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

