2-Ethylhexyl Diphenyl Phosphate dari TCI (kode P1021) adalah ester fosfat campuran aril-alkil, yang terdiri atas dua gugus fenil dan satu gugus 2-etilheksil pada atom fosfor. Secara industri, senyawa ini dikenal sebagai plasticizer sekaligus penghambat nyala. Dalam katalog TCI, bahan ini masuk kategori Battery Additives. Hal ini menunjukkan perannya dalam riset elektrolit baterai sebagai aditif penghambat nyala untuk meningkatkan keselamatan sel litium-ion dan sistem baterai lainnya.
Ester fosfat dipilih sebagai aditif penghambat nyala karena saat terurai oleh panas, ia membentuk radikal berbasis fosfor yang dapat menangkap radikal pembawa reaksi pembakaran pada fase gas. Kombinasi gugus aromatik dan rantai alkil bercabang membuat senyawa ini memiliki keseimbangan yang baik antara kelarutan dalam pelarut karbonat organik dan efek penghambatan nyala. Sebagai cairan berviskositas sedang, senyawa ini mudah dicampurkan dalam formulasi elektrolit maupun matriks polimer.
Di Indonesia, riset baterai dan penyimpanan energi berkembang pesat seiring tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik dan industri nikel. Bahan ini relevan bagi laboratorium material di perguruan tinggi, lembaga riset energi, dan tim R&D industri yang mengembangkan elektrolit lebih aman. Selain itu, bahan ini juga cocok untuk laboratorium polimer yang meneliti plasticizer dan penghambat nyala. Kemasan 25g mendukung uji formulasi awal, sedangkan kemasan 500g sesuai untuk studi yang lebih ekstensif.
- Aditif penghambat nyala elektrolit baterai: ditambahkan ke elektrolit karbonat organik untuk menekan sifat mudah terbakar, sambil dipelajari pengaruhnya terhadap kinerja elektrokimia sel.
- Studi keselamatan sel litium-ion: dipakai dalam uji perbandingan sifat bakar dan stabilitas termal elektrolit dengan dan tanpa aditif fosfat.
- Riset plasticizer polimer: menjadi plasticizer bagi PVC dan polimer lain sehingga cocok untuk penelitian kelenturan material dan ketahanan nyala secara bersamaan.
- Formulasi material tahan api: dipelajari sebagai penghambat nyala berbasis fosfor yang menjadi alternatif penghambat nyala terhalogenasi dalam riset material ramah lingkungan.
- Standar analitik ester fosfat organik: berguna sebagai senyawa acuan dalam pengembangan metode GC-MS atau LC-MS untuk mendeteksi penghambat nyala fosfat di sampel lingkungan.
| Merek | TCI (kode produk P1021) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1241-94-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Battery Materials > Battery Additives [Battery Materials] |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan rapat di tempat sejuk dan kering; untuk riset baterai, hindari kontaminasi air |
Simpan 2-Ethylhexyl Diphenyl Phosphate di dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari oksidator kuat dan sumber panas. Untuk formulasi elektrolit baterai, kadar air sangat menentukan hasil. Karena itu, sebaiknya bahan dibuka dan ditakar di dalam glovebox atau ruang kering, lalu disimpan bersama pengering. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari kontak kulit yang berulang dan cegah bahan terlepas ke saluran air.
- Van den Eede dkk. (2015). Hydrolysis of triphenyl phosphate and 2-ethylhexyl diphenyl phosphate by human serum enzymes. Toxicology Letters doi:10.1016/j.toxlet.2015.08.388
- Shi dkk. (2024). Developmental toxicity of an emerging organophosphate ester Bis-(2-ethylhexyl)-phenyl phosphate on embryonic zebrafish: Comparison to 2-ethylhexyl diphenyl phosphate. Science of The Total Environment doi:10.1016/j.scitotenv.2024.175645
- Zhou dkk. (2026). 2-Ethylhexyl Diphenyl Phosphate (EHDPP) Induces Hepatic Expression of Cytochrome P450s, Liver Damage, and Genotoxicity in Mice. Toxics doi:10.3390/toxics14080691
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
