4-(4-Propylphenyl)benzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen dasar untuk pembentukan senyawa dengan struktur lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang memerlukan struktur aromatik dan rantai alkil.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah struktur molekulnya yang mengandung gugus benzoat dan rantai propil pada cincin fenil. Struktur ini memberikan kestabilan dan reaktivitas yang cukup untuk berbagai reaksi kimia. Karena sifat kimianya yang netral dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini menjadi pilihan yang ideal untuk para peneliti dan ahli kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah, pengembangan obat, dan produksi bahan kimia industri. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bagian penting dari persediaan bahan kimia di berbagai institusi penelitian dan universitas di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks memerlukan bahan baku yang stabil dan reaktif
- Reaksi substitusi aromatik untuk pembentukan senyawa dengan struktur baru
- Pengembangan senyawa farmakologis sebagai bahan penelitian obat
- Studi struktur molekul untuk analisis kimia dan karakterisasi senyawa
- Pembuatan bahan kimia industri yang memerlukan komponen aromatik dan rantai alkil
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 88038-94-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
