Phenanthridine adalah senyawa heterosiklik yang memiliki struktur tiga cincin aromatik dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki peran penting dalam bidang kimia organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik lainnya. Fenanthridine sering ditemukan dalam berbagai senyawa obat dan bahan kimia industri, sehingga menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti antitumor dan antibakteri.
Phenanthridine memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang memungkinkan reaksi dengan berbagai gugus fungsional. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan berbentuk padat, sehingga mudah dalam proses pemrosesan dan penyimpanan. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, phenanthridine cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan ketahanan tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tarik karena struktur kimianya yang kompleks dan potensinya dalam aplikasi farmakologis.
Di laboratorium Indonesia, phenanthridine digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk keperluan eksperimen dan pengembangan senyawa baru. Karena kebutuhan akan senyawa heterosiklik yang berkualitas, phenanthridine menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Fenanthridine digunakan dalam sintesis senyawa antitumor karena struktur kimianya yang kompleks dan kemampuannya untuk membentuk senyawa dengan aktivitas biologis.
- Bahan ini cocok untuk penelitian farmakologi karena kemampuannya dalam membentuk senyawa dengan aktivitas farmakologis yang beragam.
- Fenanthridine sering digunakan dalam pembuatan senyawa antibakteri karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan struktur molekuler bakteri.
- Senyawa ini digunakan dalam studi kimia organik sebagai bahan dasar dalam reaksi pembentukan senyawa heterosiklik.
- Fenanthridine juga digunakan dalam penelitian material kimia karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang tinggi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 229-87-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Phenanthridine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam laboratorium, senyawa ini harus dikelola dengan hati-hati, terutama saat melakukan reaksi kimia. Pastikan bahwa area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terpapar panas berlebihan. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan.
- Sorouraddin dkk. (2010). Simultaneous spectrophotometric determination of phenanthridine, phenanthridinone and phenanthridine N-oxide using multivariate calibration methods. Open Chemistry doi:10.2478/s11532-009-0121-0
- Mehrabi dkk. (2014). ChemInform Abstract: Efficient Synthesis of Pyrrolo[1,2‐f]phenanthridine Derivatives via Dipolar Cycloaddition of Phenanthridine, Activated Acetylenes, and Ethyl Bromopyruvate.. ChemInform doi:10.1002/chin.201424169
- Mehrabi dkk. (2013). Efficient Synthesis of Pyrrolo[1,2-f]phenanthridine Derivatives via Dipolar Cycloaddition of Phenanthridine, Activated Acetylenes, and Ethyl Bromopyruvate. Synthetic Communications doi:10.1080/00397911.2013.789525
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
