6(5H)-Phenanthridinone adalah senyawa heterosiklik trisiklik berupa laktam, yaitu amida siklik, yang menyatu dengan kerangka fenantridin. Dalam katalog TCI, senyawa ini termasuk building block heterosiklik. Di laboratorium, senyawa ini dikenal luas sebagai salah satu penghambat klasik enzim poli(ADP-ribosa) polimerase (PARP), sekaligus sebagai kerangka dasar dalam sintesis senyawa bioaktif dan alkaloid. Karena itu, senyawa ini menjembatani riset biokimia dan kimia sintesis.
Senyawa ini dipilih karena strukturnya yang planar dan kaku, dengan gugus laktam yang meniru bagian nikotinamida dari NAD⁺. Kemiripan ini memungkinkannya berikatan dengan situs katalitik PARP. Ciri inilah yang menjadikannya alat farmakologi awal dalam studi perbaikan DNA dan kematian sel. Dari sisi sintesis, kerangka fenantridinon merupakan inti dari berbagai alkaloid alam dan kandidat obat, dan atom nitrogen laktamnya dapat difungsionalisasi lebih lanjut. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk kebutuhan riset biologi maupun sintesis.
Di Indonesia, 6(5H)-phenanthridinone berguna bagi laboratorium biologi molekuler dan biokimia yang meneliti kerusakan DNA, stres oksidatif, dan mekanisme kematian sel. Senyawa ini juga relevan bagi kelompok kimia organik yang mengembangkan metode sintesis heterosiklik, misalnya reaksi kopling berkatalis paladium. Peneliti kimia bahan alam juga dapat memakainya sebagai pembanding struktur alkaloid golongan fenantridin.
- Penghambatan enzim PARP: senyawa ini dipakai sebagai inhibitor acuan dalam studi perbaikan DNA karena struktur laktamnya meniru nikotinamida pada NAD⁺.
- Riset kematian sel dan stres oksidatif: phenanthridinone membantu peneliti menilai peran aktivasi PARP pada kerusakan sel akibat paparan oksidan atau agen perusak DNA.
- Sintesis alkaloid fenantridin: kerangka trisiklik ini menjadi titik awal atau target antara dalam sintesis alkaloid alam dan analog bioaktifnya.
- Pengembangan metode kopling dan aktivasi C–H: pembentukan cincin fenantridinon sering dijadikan reaksi uji untuk mengevaluasi katalis paladium dan metode anulasi baru.
- Kimia medisinal: atom nitrogen laktam dan cincin aromatiknya dapat dimodifikasi untuk merancang turunan baru dalam program penemuan inhibitor enzim dan antikanker.
| Merek | TCI (kode produk P1998) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1015-89-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | lihat label dan lembar data TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, ikuti suhu pada label produk |
Simpan 6(5H)-phenanthridinone dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, terpisah dari oksidator kuat. Senyawa ini bioaktif sebagai penghambat enzim, jadi hindari debu terhirup dan kontak dengan kulit. Timbang di area berventilasi dengan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pengaman. Larutan stok untuk uji biologi sebaiknya dibagi menjadi alikuot dan diberi label yang jelas. Baca SDS untuk detail bahaya dan cara pembuangan limbah.
- MAJUMDAR dkk. (1991). ChemInform Abstract: Phase‐Transfer Catalysed Alkylation of 6(5H)‐Phenanthridinone and 6(5H) ‐Phenanthridinethione.. ChemInform doi:10.1002/chin.199122054
- Xiao dkk. (2026). Nickel-Catalyzed Intermolecular Cyclization of 2-Bromobenzamide: A General Strategy for Synthesizing 6(5H)-Phenanthridinone Derivatives. Molecules doi:10.3390/molecules31071176
- Weltin dkk. (1995). Immunosuppressive activities of 6(5h)-phenanthridinone, a new poly(adp-ribose)polymerase inhibitor. International Journal of Immunopharmacology doi:10.1016/0192-0561(95)00007-o
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







