Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2620-50-0

Piperonylamine TCI P1057

Piperonylamine TCI P1057

Identitas Kimia

No. CAS
2620-50-0
PubChem
CID 75799·SID 87575168
Rumus molekul
C8H9NO2
Berat molekul
151.16 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,3-benzodioxol-5-ylmethanamine
SMILES
C1OC2=C(O1)C=C(C=C2)CN
InChIKey
ZILSBZLQGRBMOR-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.545.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.545.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Piperonylamine dari TCI, yang juga dikenal sebagai 3,4-metilenadioksibenzilamina, adalah amina primer aromatik. Molekulnya terdiri atas cincin benzena dengan gugus metilenadioksi (1,3-benzodioksol) dan gugus aminometil. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block untuk memasang unit piperonil ke dalam molekul target. Unit benzodioksol tersebut banyak ditemukan pada senyawa bahan alam, farmasi, dan agrokimia. Gugus amina primernya menjadikan senyawa ini titik awal yang praktis untuk berbagai reaksi pembentukan ikatan C–N.

Piperonylamine dipilih karena gugus aminanya nukleofilik dan mudah bereaksi dengan asam karboksilat, klorida asam, aldehida, keton, isosianat, dan sulfonil klorida. Reaksi tersebut menghasilkan amida, imina, amina sekunder melalui aminasi reduktif, urea, dan sulfonamida. Cincin benzodioksol relatif stabil dalam banyak kondisi reaksi dan memberi sinyal khas pada spektrum NMR sehingga produk mudah dikarakterisasi. Kombinasi ini membuat piperonylamine populer dalam pembuatan pustaka senyawa untuk penapisan aktivitas biologis.

Di Indonesia, piperonylamine relevan bagi laboratorium kimia medisinal, sintesis organik, dan kimia bahan alam di perguruan tinggi serta lembaga riset farmasi. Contohnya kelompok yang menyintesis analog amida bahan alam seperti turunan piperin dari lada, yang juga mengandung unit metilenadioksifenil. Kemasan 25g dari TCI cukup untuk sintesis berulang dan pembuatan seri turunan. Pengguna tetap perlu mematuhi ketentuan internal institusi terkait pencatatan pemakaian bahan kimia.

  • Sintesis amida dan analog bahan alam: amina primernya mudah dikopling dengan asam karboksilat, sehingga cocok untuk menyintesis analog amida seperti turunan piperin untuk uji biologis.
  • Aminasi reduktif: gugus amina bereaksi dengan aldehida atau keton membentuk amina sekunder, sehingga senyawa ini berguna untuk memperluas keragaman struktur dalam kimia medisinal.
  • Pembuatan pustaka senyawa untuk penapisan: unit benzodioksol sering dijumpai pada molekul bioaktif, sehingga piperonylamine ideal sebagai fragmen amina dalam sintesis kombinatorial.
  • Sintesis urea, tiourea, dan sulfonamida: reaksinya dengan isosianat, isotiosianat, atau sulfonil klorida berjalan lugas dan menghasilkan turunan yang mudah dimurnikan dan dikarakterisasi.
  • Ligan dan basa Schiff untuk kimia koordinasi: kondensasi dengan aldehida menghasilkan imina yang dapat mengikat ion logam, sehingga berguna dalam riset kompleks logam dan katalisis.

Merek TCI
Nomor CAS 2620-50-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori TCI
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, terlindung dari udara dan cahaya; ikuti petunjuk label dan SDS

Seperti banyak amina primer, piperonylamine dapat menyerap karbon dioksida dan uap air dari udara serta teroksidasi perlahan. Simpan dalam botol asli yang tertutup rapat, sebaiknya di bawah gas inert setelah dibuka, di tempat sejuk dan terlindung dari cahaya. Jauhkan dari asam, klorida asam, dan oksidator kuat. Amina dapat bersifat korosif atau iritan terhadap kulit dan mata. Karena itu, gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan kerjakan di lemari asam. Baca SDS dari TCI sebelum menggunakannya.

  • Devi dkk. (2018). Synthesis, characterization, biological activity, and QSAR studies of transition metal complexes derived from piperonylamine Schiff bases. Chemical Papers doi:10.1007/s11696-018-0480-0
  • Hua dkk. (2025). Modulating Room‐Temperature Phosphorescence Emission of Piperonylamine‐Based Organic Inorganic Hybrids Via Metallic Halide. Advanced Optical Materials doi:10.1002/adom.202500414
  • Wang dkk. (2009). Synthesis and photopolymerization of piperonylamine derivatives as a polymerizable cyclic acetals co‐initiator for light‐cured unfilled dental resins. Polymers for Advanced Technologies doi:10.1002/pat.1469

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.