Piperonylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik dan berperan dalam reaksi kimia tertentu, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan turunannya. Sebagai bahan dasar, Piperonylic Acid sering digunakan dalam pembuatan senyawa obat, bahan aroma, dan bahan bantu dalam analisis kimia. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk memperluas wawasan tentang reaktivitas dan sifat kimia berbagai senyawa.
Piperonylic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan paparan udara. Bahan ini juga bersifat tidak berwarna dan memiliki aroma yang khas, yang memudahkan identifikasi dalam proses analisis. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Piperonylic Acid menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi laboratorium yang membutuhkan kestabilan kimia.
Di Indonesia, Piperonylic Acid digunakan dalam berbagai institusi penelitian dan laboratorium kimia, baik di perguruan tinggi maupun lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen sintesis senyawa organik dan analisis kimia, serta dalam penelitian bidang farmasi dan makanan. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan yang praktis membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan praktisi laboratorium di sini.
- Sintesis senyawa aromatik untuk penelitian farmasi
- Analisis kimia dalam uji kualitas bahan baku industri
- Pembuatan bahan aroma untuk industri makanan dan minuman
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik
- Pengujian kinerja bahan dalam proses kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 94-53-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Piperonylic Acid sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan udara bebas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang sensitif terhadap suhu, bahan ini harus dihindari dari paparan panas atau kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan kestabilan bahan dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Xie dkk. (2022). Synthesis and Bioactivities of Novel Piperonylic Acid Derivatives Containing a Sulfonic Acid Ester Moiety. Frontiers in Chemistry doi:10.3389/fchem.2022.913003
- Rüffer (1991). Enzymatic Cleavage of the Methylenedioxy Bridge of Piperonylic Acid. Planta Medica doi:10.1055/s-2006-960425
- Lee dkk. (2018). Piperonylic acid stimulates keratinocyte growth and survival by activating epidermal growth factor receptor (EGFR). Scientific Reports doi:10.1038/s41598-017-18361-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
