Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23356-96-9

L-Prolinol TCI P1087

L-Prolinol TCI P1087

Identitas Kimia

No. CAS
23356-96-9
PubChem
CID 640091·SID 87575194
Rumus molekul
C5H11NO
Berat molekul
101.15 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
[(2S)-pyrrolidin-2-yl]methanol
SMILES
C1C[C@H](NC1)CO
InChIKey
HVVNJUAVDAZWCB-YFKPBYRVSA-N
Harga reguler Rp 1.405.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.405.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-Prolinol dari TCI, atau (S)-2-pirolidinmetanol, adalah amino alkohol kiral yang diturunkan dari asam amino alami L-prolin melalui reduksi gugus karboksilatnya. Senyawa ini termasuk chiral building block yang sangat penting dalam sintesis asimetris. Di laboratorium, L-Prolinol dipakai sebagai bahan awal untuk membuat auksiliari kiral, ligan, dan organokatalis yang mengarahkan reaksi agar menghasilkan satu enansiomer secara dominan. Peran ini sangat penting dalam kimia medisinal, karena aktivitas biologis obat sering bergantung pada konfigurasi tiga dimensinya.

L-Prolinol dipilih karena membawa konfigurasi kiral yang terdefinisi dari sumber alami, dengan cincin pirolidina yang kaku serta dua gugus fungsi, yaitu amina sekunder dan alkohol primer. Kekakuan cincin membantu menciptakan lingkungan kiral yang efektif di sekitar pusat reaksi, sementara kedua gugus fungsinya memungkinkan modifikasi beragam. Dari L-Prolinol, peneliti dapat membuat auksiliari terkenal seperti SAMP, ligan amino alkohol untuk adisi organologam enansioselektif, serta berbagai turunan organokatalis berbasis pirolidina.

Di Indonesia, L-Prolinol relevan bagi kelompok riset sintesis asimetris dan organokatalisis di universitas, laboratorium kimia medisinal yang mengembangkan kandidat obat kiral, serta peneliti yang mempelajari kimia hijau melalui katalis bebas logam. Karena bahan ini bersifat higroskopis, penanganan di iklim tropis yang lembap memerlukan ketelitian lebih. Kemasan 5g cocok untuk pembuatan ligan atau katalis dalam jumlah kecil, sedangkan 25g untuk program riset yang lebih panjang.

Brosur TCI (PDF)

  • Pembuatan auksiliari kiral: L-Prolinol adalah bahan awal untuk auksiliari seperti SAMP yang dipakai dalam alkilasi asimetris keton dan aldehida melalui hidrazon kiral.
  • Sintesis ligan amino alkohol: gugus amina dan alkoholnya dapat berkoordinasi dengan logam, sehingga turunannya efektif sebagai ligan pada adisi dialkilseng enansioselektif ke aldehida.
  • Pengembangan organokatalis: kerangka pirolidina kiralnya menjadi dasar banyak organokatalis yang bekerja melalui enamina atau iminium dalam reaksi aldol dan Michael asimetris.
  • Sintesis intermediet farmasi kiral: konfigurasi (S) yang terdefinisi membantu peneliti memasukkan unit pirolidina kiral ke dalam molekul kandidat obat tanpa tahap resolusi tambahan.
  • Studi stereokimia dan pendidikan: senyawa ini menjadi contoh nyata pemanfaatan chiral pool dari asam amino alami untuk mengajarkan prinsip sintesis asimetris kepada mahasiswa.

Merek TCI (kode produk P1087)
Nomor CAS 23356-96-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik lihat sertifikat analisis dan label produk
Penyimpanan higroskopis; simpan tertutup rapat di bawah gas inert, di tempat sejuk dan kering

L-Prolinol mudah menyerap uap air dan dapat bereaksi dengan karbon dioksida di udara, sehingga simpan dalam wadah tertutup rapat, sebaiknya di bawah nitrogen atau argon, di tempat sejuk dan terlindung dari cahaya. Setelah dibuka, segera tutup kembali dan gunakan teknik pengambilan yang meminimalkan paparan udara. Jauhkan dari asam kuat dan zat pengoksidasi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di lemari asam karena amina dapat mengiritasi kulit dan mata. Baca SDS sebelum digunakan.

  • (2011). NMR Studies on Formation and Stability of Prolinol and Prolinol Ether Enamines. Synfacts doi:10.1055/s-0030-1260625
  • Schmid dkk. (2011). Distinct conformational preferences of prolinol and prolinol ether enamines in solution revealed by NMR. Chemical Science doi:10.1039/c1sc00274k
  • Schmid dkk. (2011). Formation and Stability of Prolinol and Prolinol Ether Enamines by NMR: Delicate Selectivity and Reactivity Balances and Parasitic Equilibria. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja111544b

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.