DL-Prolinol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Sebagai salah satu komponen dasar dalam kimia organik, DL-Prolinol berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting dalam pembentukan struktur kompleks. Produk ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan aplikasi industri, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi seperti reaksi Diels-Alder dan reaksi asimetris.
DL-Prolinol memiliki struktur molekuler yang stabil dan sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan peneliti dalam mengontrol reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, yang mempercepat proses reaksi dan memudahkan pemisahan produk akhir. Karena sifat tersebut, DL-Prolinol menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang memerlukan presisi dan konsistensi dalam eksperimen.
Di Indonesia, DL-Prolinol banyak digunakan dalam penelitian kimia di universitas dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar dalam laboratorium kimia, terutama untuk penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan obat. Ketersediaan produk ini memastikan keberlanjutan penelitian ilmiah di sektor kimia nasional.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam membentuk struktur kompleks.
- Reaksi asimetris dalam kimia organik untuk menghasilkan produk dengan aktivitas biologis spesifik.
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia untuk memahami proses kimia secara mendalam.
- Pembuatan senyawa intermediat dalam produksi bahan kimia industri.
- Uji katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proses.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 498-63-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DL-Prolinol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Bahan ini tidak bersifat beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata untuk keamanan maksimal.
- (2011). NMR Studies on Formation and Stability of Prolinol and Prolinol Ether Enamines. Synfacts doi:10.1055/s-0030-1260625
- Déchamps dkk. (2007). Enantioselective ring expansion of prolinol derivatives. Two formal syntheses of (−)-swainsonine. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2007.06.086
- Goushi dkk. (2007). Novel fluorous prolinol as a pre-catalyst for catalytic asymmetric borane reduction of various ketones. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2007.02.117
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
