Pentafluoropropionic Acid (PFPA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organofluorin. Bahan ini memiliki struktur kimia yang mengandung kelompok fluoro yang sangat reaktif, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa dengan sifat khusus seperti kestabilan kimia, polaritas rendah, dan daya larut tertentu. PFPA sering digunakan sebagai bahan baku dalam produksi obat, bahan kimia industri, dan bahan pelarut. Karena sifat kimianya yang kuat, PFPA juga ditemukan dalam penelitian tentang bahan baru yang memiliki aplikasi dalam bidang material dan lingkungan.
PFPA memiliki sifat kimia yang sangat reaktif dan stabil dalam kondisi tertentu. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Meski demikian, PFPA memiliki keunggulan dalam kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai senyawa lain, sehingga menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa kompleks. Karena sifat ini, PFPA sering dipilih oleh para peneliti yang membutuhkan bahan dengan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk membentuk ikatan kimia yang spesifik.
Di laboratorium Indonesia, PFPA digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian tentang senyawa fluorinasi. Bahan ini juga ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahan baru, seperti bahan pelarut atau bahan kimia untuk industri farmasi. PFPA menjadi alat penting dalam upaya peneliti Indonesia untuk mengembangkan solusi inovatif di bidang kimia dan teknologi.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorous Chemistry 2025-01-21 · hal. 6
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 54
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organofluorin untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Penelitian tentang bahan pelarut dengan sifat khusus untuk aplikasi industri
- Pembuatan senyawa dengan kestabilan kimia tinggi untuk penggunaan dalam lingkungan ekstrem
- Pengembangan bahan baru untuk aplikasi dalam bidang material dan teknologi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa fluorinasi dalam reaksi kimia kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 422-64-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Pentafluoropropionic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan bahan kimia lain yang reaktif. Wadah harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam tahan asam. Saat menangani PFPA, pengguna harus memakai sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini bersifat korosif, sehingga perlu dihindari kontak dengan kulit dan mata.
- (2006). Pentafluoropropionic acid. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut631
- Van Eeden dkk. (2014). Synthesis of tetrafluoroethylene through pyrolysis of the salts of pentafluoropropionic acid. Suid-Afrikaanse Tydskrif vir Natuurwetenskap en Tegnologie doi:10.4102/satnt.v33i1.1210
- Rohde dkk. (2006). Synthesis, crystal structure and magnetic behaviour of dimeric and polymeric gadolinium carboxylates with pentafluoropropionic acid. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2005.12.066
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.



