Ethyl Pentafluoropropionate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini termasuk dalam kategori fluorinasi, yang memiliki peran penting dalam penelitian kimia, farmasi, dan material. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun struktur molekul yang mengandung fluor, yang memiliki sifat unik seperti kestabilan kimia dan kekhususan dalam interaksi molekuler.
Ethyl Pentafluoropropionate memiliki struktur kimia yang kompleks dengan kelompok fluor yang mengikat pada rantai karbon. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa organofluorin, yang banyak digunakan dalam industri farmasi dan kimia. Keberadaan fluor dalam molekul ini juga memberikan sifat reaktivitas yang spesifik, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang lebih terarah dan efisien.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru dan pengembangan material inovatif. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam program penelitian yang mengeksplorasi potensi senyawa organofluorin dalam berbagai bidang ilmu.
- Sintesis senyawa organofluorin untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan baku dalam reaksi kimia untuk penelitian material inovatif
- Pengujian reaktivitas senyawa fluorinasi dalam reaksi organik
- Penelitian tentang sifat kimia dan interaksi molekuler dalam bidang farmasi
- Penggunaan dalam proses pembuatan senyawa dengan struktur kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 426-65-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Ethyl Pentafluoropropionate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan yang sejuk dan kering sangat disarankan untuk menjaga stabilitas kimia senyawa ini. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—



