Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 119-39-1

Phthalazone TCI P1179

Phthalazone TCI P1179

Identitas Kimia

No. CAS
119-39-1
PubChem
CID 8394·SID 87575279
Rumus molekul
C8H6N2O
Berat molekul
146.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2H-phthalazin-1-one
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C=NNC2=O
InChIKey
IJAPPYDYQCXOEF-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 928.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 928.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Phthalazone adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, dengan struktur dasar yang terdiri dari dua cincin aromatik yang terhubung. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Phthalazone memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya. Dalam laboratorium, phthalazone sering dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti antitumor, anti-inflamasi, dan antiviral.

Phthalazone memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaktan seperti asam, basa, dan pelarut organik. Bahan ini juga memiliki titik leleh yang relatif tinggi, sehingga mudah dalam proses kristalisasi dan pemurnian. Karena sifat reaktivitas dan kemampuannya dalam membentuk ikatan kimia yang kompleks, phthalazone menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen sintesis.

Di laboratorium Indonesia, phthalazone digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini sangat relevan untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi untuk aplikasi medis dan industri. Ketersediaan phthalazone dalam berbagai ukuran kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.

  • Sintesis senyawa obat dengan aktivitas antitumor
  • Pembuatan senyawa anti-inflamasi dalam penelitian farmakologi
  • Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
  • Eksperimen kimia organik dalam pendidikan tinggi
  • Penelitian tentang senyawa heterosiklik dalam bidang biokimia

Merek TCI
Nomor CAS 119-39-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat, berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Phthalazone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Selain itu, pastikan wadahnya tidak bocor dan jauh dari sumber panas. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan memastikan keamanan dalam penggunaan.

  • YUTILOV dkk. (1992). ChemInform Abstract: Formation of 4‐Methyl‐1‐phthalazone (II) from 2‐α‐Aminoethylbenzoic Acid (I).. ChemInform doi:10.1002/chin.199201194
  • Likhitha dkk. (2021). Crystal Packing Analysis of Picric Acid, Phthalazone and their Cocrystal using Hirshfeld Computational Studies. Advanced Materials Proceedings doi:10.5185/amp.2019.0013
  • Musa dkk. (2011). Synergistic effect of potassium iodide with phthalazone on the corrosion inhibition of mild steel in 1.0 M HCl. Corrosion Science doi:10.1016/j.corsci.2011.07.010

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.