N-(Bromomethyl)phthalimide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan derivat phthalimide. Bahan ini sering dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks, seperti obat-obatan, bahan kimia industri, atau bahan tambahan pangan. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi coupling, yang memungkinkan pembentukan ikatan baru dalam molekul target.
N-(Bromomethyl)phthalimide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai kondisi reaksi. Struktur molekulnya yang mengandung bromo dan phthalimide memberikan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan struktur tertentu, terutama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Di laboratorium Indonesia, N-(Bromomethyl)phthalimide digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari proses sintesis senyawa aktif biologis dan bahan kimia industri yang membutuhkan presisi tinggi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan baku yang berkualitas.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik sebagai bahan baku dalam farmakologi
- Reaksi coupling untuk pembentukan ikatan baru dalam molekul kompleks
- Pembuatan derivat phthalimide dalam penelitian kimia organik
- Pengembangan bahan kimia industri yang membutuhkan presisi tinggi
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5332-26-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
N-(Bromomethyl)phthalimide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang dingin dan kering, serta dihindari dari paparan udara bebas. Penanganannya harus dilakukan dengan alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung, untuk memastikan keselamatan kerja.
- Balachandran dkk. (2012). Density functional theory, comparative vibrational spectroscopic studies, NBO, HOMO–LUMO analyses and thermodynamic functions of N-(bromomethyl)phthalimide and N-(chloromethyl)phthalimide. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy doi:10.1016/j.saa.2012.01.034
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
