2-Phenylethyl Methyl Ether adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi normal, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena struktur molekulnya yang tidak mengandung heterosiklik, senyawa ini lebih mudah diolah dan memiliki tingkat reaktivitas yang terkendali. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan kejelasan struktur.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan material. Para peneliti sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang medis atau industri. Ketersediaan dan keandalan produk ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk kebutuhan penelitian lokal.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa heterosiklik sebagai bahan baku farmakologi
- Reaksi kimia organik dalam penelitian material baru
- Pengujian katalis dalam reaksi substitusi aromatik
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3558-60-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Dalam laboratorium, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan selalu siap untuk menghadapi kebocoran atau kebocoran yang mungkin terjadi.
- Gurusinghe dkk. (2018). Microwave spectra of 2-phenylethyl methyl ether and 2-phenylethyl methyl ether-argon: Conformation-dependent tunneling and complexation. Journal of Molecular Spectroscopy doi:10.1016/j.jms.2017.12.012
- Cheruvanachari dkk. (2023). Deciphering the antibiofilm potential of 2-Phenylethyl methyl ether (PEME), a bioactive compound of Kewda essential oil against Staphylococcus aureus. Microbial Pathogenesis doi:10.1016/j.micpath.2023.106093
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
