Ethyl Undecafluoroamyl Ketone dari TCI adalah keton terfluorinasi. Satu sisi gugus karbonilnya mengikat gugus etil biasa, sedangkan sisi lainnya mengikat rantai perfluoropentil berisi sebelas atom fluor. Struktur asimetris ini memadukan bagian hidrokarbon dan bagian perfluoro dalam satu molekul kecil. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block terfluorinasi untuk memasukkan segmen perfluoroalkil ke molekul target, terutama dalam riset bahan fungsional, kimia medisinal, dan studi reaktivitas karbonil yang diaktifkan oleh fluor.
Rantai perfluoroalkil sangat menarik elektron, sehingga karbon karbonil pada keton ini jauh lebih elektrofilik daripada keton alifatik biasa. Akibatnya, senyawa ini lebih mudah bereaksi dengan nukleofil dan cenderung membentuk hidrat atau hemiketal dengan air atau alkohol. Segmen perfluoro juga memberi sifat hidrofobik sekaligus lipofobik yang khas, serta stabilitas kimia dan termal yang tinggi pada bagian rantai fluornya. Kombinasi reaktivitas karbonil yang tinggi dan rantai fluor yang inert inilah yang membuat peneliti memilihnya.
Di Indonesia, riset senyawa organofluorin terus berkembang di laboratorium kimia organik, farmasi, dan material, meskipun bahan bakunya masih jarang tersedia secara lokal. Kemasan 5g dari TCI cocok untuk sintesis skala kecil, pembuatan senyawa model, atau uji pendahuluan sebelum skala diperbesar. Peneliti yang mempelajari permukaan berenergi rendah, surfaktan terfluorinasi, atau pengaruh fluor pada aktivitas biologis dapat menjadikannya titik awal sintesis yang praktis.
- Sintesis senyawa berantai perfluoroalkil: keton ini menyediakan segmen perfluoropentil siap pakai yang dapat dihubungkan ke molekul lain melalui reaksi adisi pada gugus karbonilnya.
- Studi reaktivitas karbonil teraktivasi: karena sangat elektrofilik, senyawa ini cocok sebagai model untuk mempelajari pembentukan hidrat, hemiketal, dan adisi nukleofilik pada keton terfluorinasi.
- Pembuatan alkohol tersier terfluorinasi: reaksi dengan reagen Grignard atau organolitium menghasilkan alkohol yang mengandung rantai perfluoro, yang berguna sebagai zat antara riset material.
- Riset kimia medisinal: segmen fluor sering dipelajari untuk menilai pengaruhnya terhadap lipofilisitas dan stabilitas metabolik, sehingga keton ini bisa menjadi blok awal senyawa uji.
- Pengembangan material permukaan berenergi rendah: rantai perfluoro memberi sifat menolak air dan minyak, sehingga turunannya relevan untuk riset pelapis dan modifikasi permukaan.
| Merek | TCI (kode produk P1363) |
|---|---|
| Nomor CAS | 383177-55-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | mengacu pada CoA dan SDS dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan senyawa ini dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Karena keton terfluorinasi mudah membentuk hidrat jika terpapar uap air, batasi kontak dengan udara lembap dan tutup kembali wadah segera setelah dipakai. Tangani di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kumpulkan limbah senyawa terfluorinasi secara terpisah sesuai prosedur limbah kimia di institusi Anda, dan rujuk SDS resmi TCI untuk detail bahaya.
—
