Potassium Tris(1-pyrazolyl)borohydride dari TCI adalah garam kalium dari anion tris(pirazolil)borat, yang di kalangan kimiawan lebih dikenal dengan singkatan KTp. Senyawa ini termasuk keluarga ligan "scorpionate", yaitu ligan tridentat yang mengikat logam melalui tiga atom nitrogen dari cincin pirazol. Di laboratorium, KTp berperan sebagai sumber ligan Tp untuk menyiapkan kompleks logam transisi, sekaligus dikelompokkan TCI sebagai reagen sintesis dalam kategori reduksi karena memiliki ikatan B–H yang reaktif.
Bahan ini dipilih karena ligan Tp memberi lingkungan koordinasi yang stabil dan mudah diprediksi. Tiga pirazol menempati satu sisi bidang koordinasi logam secara facial, mirip ligan siklopentadienil, sehingga sering dipakai sebagai alternatif Cp dalam kimia organologam. Sebagai garam kalium, KTp praktis untuk reaksi metatesis dengan halida logam: kalium halida yang terbentuk dapat dipisahkan, sementara kompleks Tp-logam tertinggal sebagai produk. Ikatan B–H pada atom boron juga menjadi penanda spektroskopi yang berguna saat mengamati reaksi.
Di Indonesia, KTp relevan bagi kelompok riset kimia anorganik dan organologam di perguruan tinggi yang mempelajari katalis homogen, model situs aktif metaloenzim, atau sintesis kompleks koordinasi baru. Laboratorium yang mengerjakan tugas akhir atau penelitian pascasarjana di bidang kimia koordinasi dapat memanfaatkan kemasan 1 g untuk penjajakan awal dan kemasan 5 g untuk sintesis berulang. Mutu produk TCI yang konsisten membantu peneliti membandingkan hasil antarbatch secara lebih andal.
- Sintesis kompleks scorpionate: KTp bereaksi dengan garam logam transisi menghasilkan kompleks Tp-logam, karena ligan tridentatnya mengikat logam secara kuat dan facial dalam satu langkah metatesis.
- Pemodelan situs aktif metaloenzim: ligan Tp menyerupai tiga gugus histidin yang mengikat logam di banyak enzim, sehingga cocok untuk membangun model biomimetik kompleks tembaga, seng, atau besi.
- Pengembangan katalis homogen: kompleks Tp-logam dipelajari untuk berbagai reaksi katalitik karena ligan ini menstabilkan pusat logam sambil tetap menyisakan situs koordinasi untuk substrat.
- Reaksi reduksi terkontrol: ikatan B–H pada KTp memungkinkan bahan ini dipelajari sebagai reagen dengan sifat hidrida, sesuai pengelompokan TCI dalam kategori reagen reduksi sintetik.
- Pengajaran kimia koordinasi lanjut: KTp memberi contoh nyata ligan tridentat yang mudah dibandingkan dengan ligan siklopentadienil, sehingga berguna untuk praktikum atau proyek riset mahasiswa tingkat akhir.
| Merek | TCI (kode produk P1440) |
|---|---|
| Nomor CAS | 18583-60-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Reduction [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan; detail tampilan mengikuti label dan Certificate of Analysis dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan KTp dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber kelembapan, asam, dan oksidator kuat. Karena mengandung ikatan B–H, hindari kontak dengan air atau asam yang dapat memicu reaksi pelepasan gas. Untuk kebutuhan sintesis organologam, penimbangan di bawah atmosfer inert sangat disarankan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta kerjakan di lemari asam. Rujuk SDS dari TCI untuk kondisi penyimpanan dan bahaya spesifik.
- Jin dkk. (2014). Antiproliferative activity and therapeutic implications of potassium tris(4-methyl-1-pyrazolyl) borohydride in hepatocellular carcinoma. Chemico-Biological Interactions doi:10.1016/j.cbi.2013.12.011
- Nissinen dkk. (2006). Crystal structure of potassium tris[3-(2-pyridyl)pyrazolyl]hydroborate. Journal of Chemical Crystallography doi:10.1007/s10870-006-9146-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
