Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2508-19-2

Picrylsulfonic Acid (ca. 1% in N,N-Dimethylformamide) [for Detection of Primary Amines] TCI P1447

Picrylsulfonic Acid (ca. 1% in N,N-Dimethylformamide) [for Detection of Primary Amines] TCI P1447

Identitas Kimia

No. CAS
2508-19-2
PubChem
CID 11045·SID 87575516
Rumus molekul
C6H3N3O9S
Berat molekul
293.17 g/mol
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,4,6-trinitrobenzenesulfonic acid
SMILES
C1=C(C=C(C(=C1[N+](=O)[O-])S(=O)(=O)O)[N+](=O)[O-])[N+](=O)[O-]
InChIKey
NHJVRSWLHSJWIN-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.670.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.670.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Picrylsulfonic Acid (ca. 1% in N,N-Dimethylformamide) dari TCI adalah larutan asam 2,4,6-trinitrobenzenasulfonat, yang lebih populer dengan singkatan TNBS, dalam pelarut DMF dengan konsentrasi sekitar 1%. Produk ini secara khusus ditujukan untuk deteksi amina primer. TNBS bereaksi dengan gugus amino primer membentuk turunan trinitrofenil yang berwarna, sehingga keberadaan amina dapat diamati secara visual maupun diukur secara spektrofotometri. Di laboratorium, reagen ini dipakai pada kromatografi lapis tipis dan analisis biokimia.

Keunggulan utama produk ini adalah bentuknya yang sudah berupa larutan siap pakai. TNBS dalam bentuk padat murni perlu ditangani dengan sangat hati-hati karena termasuk senyawa polinitro, sehingga larutan encer dalam DMF jauh lebih praktis dan aman untuk pemakaian rutin. Reaksi TNBS cukup selektif terhadap amina primer, sehingga dapat membedakannya dari banyak gugus fungsi lain. Warna produk yang terbentuk memberi kontras jelas pada pelat KLT dan memungkinkan pengukuran kuantitatif dengan spektrofotometer UV-Vis.

Di Indonesia, reagen ini berguna bagi laboratorium biokimia, farmasi, teknologi pangan, dan sintesis peptida. Peneliti dapat memakainya untuk memantau reaksi kopling atau deproteksi gugus amina, menentukan derajat modifikasi gugus amino pada protein, maupun memverifikasi keberadaan amina pada produk sintesis. Kemasan 10 mL dan 50 mL memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan frekuensi analisis, sehingga reagen tidak terlalu lama tersimpan setelah dibuka.

  • Pewarnaan pelat KLT: larutan TNBS dapat disemprotkan pada pelat kromatografi lapis tipis untuk menampakkan noda senyawa beramina primer yang tidak berwarna secara langsung.
  • Penentuan gugus amino bebas protein: TNBS bereaksi dengan gugus amino primer seperti residu lisin, sehingga dipakai untuk memperkirakan tingkat modifikasi atau ikatan silang pada protein.
  • Pemantauan sintesis peptida: reagen ini membantu memeriksa ada tidaknya amina primer bebas setelah tahap kopling atau deproteksi, sehingga kelengkapan reaksi dapat dinilai.
  • Analisis kolorimetri amina: produk trinitrofenil yang berwarna memungkinkan kuantifikasi amina primer dengan spektrofotometer UV-Vis menggunakan kurva standar yang disiapkan sendiri di laboratorium.
  • Karakterisasi permukaan material terfungsionalisasi: TNBS digunakan untuk memperkirakan keberadaan gugus amina pada polimer, nanopartikel, atau permukaan termodifikasi amina secara sederhana.

Merek TCI (kode produk P1447)
Nomor CAS 2508-19-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Analytical Chemistry > Analytical Reagents > Chromatography Reagents and Solvents
Ukuran kemasan 10mL, 50mL
Bentuk fisik larutan, picrylsulfonic acid sekitar 1% dalam N,N-Dimethylformamide
Penyimpanan tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan panas, sesuai label TCI

Simpan larutan dalam botol asli yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung dan panas, di area berventilasi baik dan jauh dari sumber api. Pelarut DMF dapat terserap melalui kulit dan berbahaya bagi kesehatan, termasuk bagi kesehatan reproduksi, sehingga selalu gunakan sarung tangan yang sesuai, kacamata pengaman, dan jas laboratorium serta bekerja di lemari asam. Jangan biarkan larutan mengering hingga meninggalkan residu padat senyawa polinitro. Buang limbah sesuai prosedur limbah B3, dan rujuk SDS TCI untuk ketentuan suhu penyimpanan.

—