Phytyl Acetate (cis- dan trans- mixture) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biochemistry dan terpenes. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan merupakan turunan dari asam lemak, yang memungkinkan reaktivitas tertentu dalam reaksi kimia. Dalam laboratorium, Phytyl Acetate sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai pelarut dalam berbagai proses analisis. Karena sifatnya yang non-polar, senyawa ini juga sering digunakan dalam pemisahan dan identifikasi senyawa organik melalui teknik seperti kromatografi.
Phytyl Acetate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai aplikasi laboratorium tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik terhadap senyawa non-polar, sehingga menjadi pilihan ideal dalam proses pelarutan dan ekstraksi. Keberagaman struktur isomer (cis- dan trans-) memberikan variasi sifat fisika dan kimia yang dapat dimanfaatkan dalam penelitian yang membutuhkan variasi reaktivitas.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Phytyl Acetate digunakan oleh peneliti di berbagai institusi seperti universitas, lembaga penelitian, dan industri farmasi. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian terkait senyawa alami, sintesis organik, dan analisis komponen kimia. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan yang praktis memudahkan penggunaan dan penyimpanan, menjadikannya pilihan yang efisien untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
- Dalam sintesis senyawa organik, Phytyl Acetate berfungsi sebagai pelarut dan bahan baku untuk reaksi kimia kompleks.
- Dalam analisis komponen kimia, senyawa ini digunakan untuk pemisahan dan identifikasi senyawa non-polar melalui kromatografi.
- Sebagai bahan bantu dalam produksi produk farmasi, Phytyl Acetate membantu dalam proses formulasi dan stabilisasi senyawa aktif.
- Dalam penelitian terpenes, senyawa ini digunakan untuk studi struktur dan sifat fisika dari senyawa alami.
- Sebagai bahan pengujian dalam uji kelayakan reaksi kimia, Phytyl Acetate membantu dalam mengevaluasi efisiensi dan kestabilan reaksi tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10236-16-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Phytyl Acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Karena sifatnya yang non-polar, senyawa ini tidak mudah terurai dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan sinar matahari langsung dan suhu tinggi. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka selama tidak digunakan untuk mengurangi risiko kontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
- Api dkk. (2026). RIFM fragrance ingredient safety assessment, phytyl acetate, CAS Registry Number 10236-16-5. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2026.116014
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
