Pisiferic Acid dari TCI (kode produk P1933) adalah diterpena alami berkerangka abietana. Senyawa ini pertama kali dikenal dari tanaman Chamaecyparis pisifera, sejenis cemara Jepang. Dalam struktur fenolik-abietananya terdapat gugus asam karboksilat, sehingga senyawa ini termasuk golongan terpenoid yang banyak diteliti karena aktivitas biologisnya. Di laboratorium, Pisiferic Acid dipakai sebagai senyawa standar dalam kimia bahan alam, sebagai bahan uji bioaktivitas, dan sebagai senyawa acuan dalam studi terpenoid.
Pisiferic Acid diminati karena laporan ilmiah menunjukkan aktivitas antimikroba, terutama terhadap bakteri tertentu, serta potensi aktivitas biologis lain yang masih terus dikaji. Struktur diterpena abietana dengan gugus fenol dan karboksilat menjadikannya model menarik untuk studi hubungan struktur-aktivitas dan modifikasi semisintetik. Mengisolasi senyawa ini dari tumbuhan membutuhkan waktu dan bahan baku yang banyak. Karena itu, ketersediaan standar murni dari TCI sangat membantu peneliti yang membutuhkan rujukan terpercaya untuk identifikasi dan kuantifikasi.
Di Indonesia, yang kaya keanekaragaman hayati, Pisiferic Acid relevan bagi laboratorium farmakognosi, kimia bahan alam, dan mikrobiologi yang meneliti senyawa terpenoid dari tumbuhan lokal. Standar ini dapat dipakai untuk membandingkan profil KLT atau HPLC ekstrak tumbuhan, maupun sebagai kontrol positif dalam uji antibakteri. Kemasan 100mg sesuai untuk keperluan standar dan uji biologis skala kecil.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 8
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 7
- Standar pembanding analisis bahan alam: dipakai untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi diterpena abietana dalam ekstrak tumbuhan melalui KLT, HPLC, atau LC-MS dengan rujukan yang jelas.
- Uji aktivitas antimikroba: sebagai senyawa diterpena yang dilaporkan bersifat antibakteri, bahan ini cocok sebagai senyawa uji atau pembanding dalam penentuan konsentrasi hambat minimum.
- Studi hubungan struktur-aktivitas terpenoid: gugus fenol dan karboksilatnya dapat dimodifikasi, sehingga peneliti dapat mengkaji pengaruh setiap gugus terhadap aktivitas biologis.
- Riset farmakognosi tumbuhan lokal: membantu menelusuri keberadaan senyawa sejenis abietana pada tumbuhan Indonesia dengan membandingkan pola kromatografi dan spektrum.
- Penelitian biokimia seluler: dapat dipakai dalam uji in vitro untuk mempelajari pengaruh diterpena terhadap jalur biologis tertentu pada sistem sel model.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk P1933 |
|---|---|
| Nomor CAS | 67494-15-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Terpenes |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | lihat Certificate of Analysis dari TCI untuk data lot |
| Penyimpanan | simpan sesuai kondisi pada label/SDS TCI, terlindung dari cahaya dan kelembapan |
Pisiferic Acid adalah senyawa bahan alam dalam jumlah kecil dan bernilai tinggi. Simpan dalam vial aslinya yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya, panas, dan kelembapan, serta ikuti suhu penyimpanan yang tertera pada label TCI. Untuk uji biologis, siapkan larutan stok dalam pelarut yang sesuai, bagi menjadi beberapa porsi kecil agar tidak berulang kali dibekukan-dicairkan, dan beri label tanggal. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Timbang dengan neraca analitik di area bebas angin.
- GEIWIZ dkk. (1995). ChemInform Abstract: Stereoselective Partial Synthesis of (+)‐Pisiferic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199538294
- Pal dkk. (2002). Stereocontrolled total syntheses of (±)-pisiferic acid and (±)-O-methylpisiferic acid. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(02)00062-5
- Gupta dkk. (2002). ChemInform Abstract: A New Total Synthesis of (.+‐.)‐Pisiferic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.200208198
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




