Stevioside adalah senyawa kimia alami yang tergolong dalam kategori glikosida, yang diperoleh dari tanaman Stevia rebaudiana. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia biologis, terutama dalam bidang glikosains, karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan protein dan enzim tertentu. Di laboratorium, Stevioside digunakan untuk studi tentang mekanisme aktivitas biologis, termasuk efeknya terhadap metabolisme glukosa dan sistem saraf. Bahan ini juga menjadi bahan baku dalam pengembangan produk alami yang memiliki potensi terapi medis.
Stevioside memiliki sifat kimia yang stabil, dengan struktur molekul kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan berbagai target biologis. Karena sifat ini, bahan ini dipilih untuk penelitian yang membutuhkan keakuratan dan konsistensi hasil. Selain itu, Stevioside memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etanol dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan analisis di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Stevioside digunakan dalam penelitian terkait kesehatan, nutrisi, dan farmakologi. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang terjamin. Peneliti lokal sering memanfaatkan Stevioside untuk studi tentang senyawa alami yang memiliki potensi sebagai obat atau suplemen.
Brosur TCI (PDF)
- Obesity_Diabete Research Reagents 2026-07-10 · hal. 1
- Traditional Medicine/Crude Medicine Research Reagents 2024-09-11 · hal. 1
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 8
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 8
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 7
- Reagents for Glyco Chemistry & Biology 5th Edition · hal. 88
Produk TCI terkait
- Penelitian tentang aktivitas antihiperglikemik senyawa alami
- Pengujian interaksi Stevioside dengan protein target tertentu
- Analisis kandungan glikosida dalam sampel tanaman
- Pengembangan produk alami untuk pengobatan diabetes
- Studi mekanisme efek farmakologis senyawa Stevioside
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 57817-89-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung |
Stevioside harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Typek dkk. (2020). Stability of stevioside in food processing conditions: unexpected recombination of stevioside hydrolysis products in ESI source. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2020.127262
- SARASWATI dkk. (2021). Optimization on Na and Ca bentonite activation using response surface method for increasing selectivity of stevioside in stevia extract. E-Journal Menara Perkebunan doi:10.22302/iribb.jur.mp.v89i2.459
- Katirci dkk. (2023). Effects of Stevioside on the Expressions of GLUT 1, GLUT 3, and GLUT 4 Proteins in Diabetic Rat Placenta. Planta Medica doi:10.1055/a-2003-9463
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- GlycoscienceDisaccharides [Glycoscience]
- GlycoscienceFunctional OligosaccharidesNatural Glycosides [Functional Oligosaccharides]
- Biochemicals and ReagentsCarbohydrates
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Biochemicals and ReagentsTerpenesDiterpenes
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Cell BiologyNutrition ResearchSweetener Research Reagents (for Experimental Use)
- Cell BiologyObesity and Diabetes ResearchSweetener Research Reagents (for Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








