Pyrrolidin-3-ylmethanol dari TCI adalah senyawa heterosiklik jenuh yang terdiri atas cincin pirolidina dengan gugus hidroksimetil pada posisi 3. Molekul ini punya dua gugus fungsi yang reaktif: amina sekunder di dalam cincin dan alkohol primer pada rantai samping. Karena itu, senyawa ini banyak dipakai sebagai *building block* dalam sintesis organik. Di laboratorium, bahan ini menjadi titik awal untuk menyusun molekul yang lebih kompleks, terutama kandidat obat, ligan, dan senyawa bioaktif yang membutuhkan kerangka pirolidina.
Ahli kimia memilih senyawa ini karena kedua gugus fungsinya bisa direaksikan secara selektif dan bertahap. Nitrogen amina sekunder dapat dilindungi dengan gugus pelindung seperti Boc atau Cbz, lalu dialkilasi, diasilasi, atau dipakai dalam aminasi reduktif. Alkohol primernya dapat dioksidasi menjadi aldehida, diubah menjadi gugus pergi, atau dieterifikasi. Cincin pirolidina sendiri sering muncul dalam struktur obat karena memberi bentuk tiga dimensi yang khas. Fleksibilitas ini membuat satu bahan awal bisa menghasilkan banyak turunan berbeda untuk pustaka senyawa.
Di Indonesia, bahan ini cocok untuk laboratorium kimia organik dan kimia medisinal di perguruan tinggi, lembaga riset, dan unit penelitian industri farmasi. Kemasan 200mg tepat untuk uji reaksi awal atau optimasi kondisi dalam skala kecil, sedangkan kemasan 1g mendukung sintesis bertahap atau pembuatan beberapa turunan sekaligus. Bahan ini sesuai untuk penelitian tugas akhir, tesis, maupun proyek pengembangan senyawa baru yang membutuhkan kerangka heterosiklik bernitrogen.
Produk TCI terkait
- TCI A3231 928038-44-2 Azetidin-3-ylmethanol Hydrochloride
- TCI P3054 19748-66-4 3-(Pyrrolidin-1-yl)propan-1-ol
- TCI P2777 53912-85-9 (S)-2-(Pyrrolidin-2-yl)acetic Acid Hydrochloride
- TCI D4318 55921-65-8 2,6-Diamino-4-(pyrrolidin-1-yl)pyrimidine 1-Oxide
- TCI B6927 131180-57-9 (S)-Bis(4-methoxyphenyl)(pyrrolidin-2-yl)methanol
- TCI B6805 117018-99-2 1-(2-Bromoethyl)pyrrolidin-2-one
- Sintesis kimia medisinal: kerangka pirolidina dengan gugus hidroksimetil memudahkan pembuatan analog kandidat obat yang membutuhkan atom nitrogen basa dan titik percabangan tambahan.
- Pembuatan pustaka senyawa: dua gugus fungsi yang bisa diubah secara terpisah memungkinkan peneliti membuat banyak turunan dari satu bahan awal dalam waktu singkat.
- Sintesis ligan dan katalis organik: atom nitrogen dan oksigen pada molekul ini bisa dikembangkan menjadi ligan pengkoordinasi logam atau organokatalis berbasis pirolidina.
- Latihan strategi gugus pelindung: molekul ini cocok untuk mempelajari perlindungan selektif amina dan alkohol, misalnya pemasangan Boc pada nitrogen sebelum alkohol direaksikan.
- Studi aminasi reduktif dan alkilasi-N: amina sekundernya merupakan nukleofil yang baik untuk membentuk amina tersier dengan berbagai aldehida, keton, atau alkil halida.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5082-74-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | rujuk sertifikat analisis (CoA) dan SDS dari TCI |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari udara lembap; ikuti suhu simpan pada label |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Amina dan alkohol dengan berat molekul kecil cenderung menyerap uap air dan dapat bereaksi dengan karbon dioksida di udara, jadi tutup botol segera setelah dipakai. Bila memungkinkan, isi ruang kosong botol dengan gas inert seperti nitrogen atau argon. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, lalu tangani bahan di dalam lemari asam. Selalu baca SDS sebelum digunakan dan jauhkan dari oksidator kuat serta asam kuat.
—
