Triphenylmethanol adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar atau bahan pembangun yang memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat fleksibel. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan reaktif dalam reaksi substitusi, reaksi reduksi, maupun dalam pembuatan senyawa aromatik.
Triphenylmethanol memiliki sifat kimia yang stabil, dengan struktur molekul yang terdiri dari tiga cincin fenil yang terikat pada satu atom karbon. Struktur ini memberikan kestabilan kimia yang tinggi, sehingga memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi tanpa mudah terdegradasi. Selain itu, senyawa ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk proses kimia yang memerlukan suhu tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pembuatan senyawa baru, pengujian reaktivitas senyawa organik, serta dalam proses sintesis senyawa yang memerlukan reaktivitas tertentu. Karena kestabilannya dan kemudahan dalam penggunaannya, senyawa ini menjadi pilihan utama di banyak institusi penelitian dan pendidikan di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur dasarnya yang sederhana dan stabil
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam reaksi substitusi dan reduksi
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa farmakologis dan bahan kimia industri
- Reaksi kimia dalam penelitian material baru dengan sifat tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan struktur fenil yang berbeda
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 76-84-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Triphenylmethanol harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan lingkungan laboratorium tetap bersih dan terkontrol. Hindari kontak langsung dengan kulit dan jangan menghirup uapnya. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat melakukan manipulasi atau penggunaan bahan ini.
- Beni dkk. (2016). Abstract 4807: Triphenylmethanol conjugates of triptorelin as anti-cancer prodrugs. Cancer Research doi:10.1158/1538-7445.am2016-4807
- Oliveira dkk. (2012). Positronium formation studies in solid molecular complexes: Triphenylphosphine oxide–triphenylmethanol. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2012.03.014
- Konshin dkk. (2015). Lewis Acid Catalyzed Reaction of Triphenylmethanol with Acetylacetone. Letters in Organic Chemistry doi:10.2174/1570178612666150501004348
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





