2-Phenylethyl (E)-Cinnamate dari TCI adalah ester yang terbentuk dari asam sinamat dalam konfigurasi *trans* (E) dan 2-feniletanol. Senyawa ini termasuk kelompok fenilpropanoid, yaitu keluarga metabolit sekunder tumbuhan yang berasal dari jalur asam sikimat dan fenilalanina. Di laboratorium, ester ini dipakai sebagai senyawa standar, bahan riset biokimia, dan bahan pembanding dalam kajian aroma, karena turunan sinamat dan feniletil banyak ditemukan dalam minyak atsiri dan resin alami.
Senyawa ini dipilih karena strukturnya menggabungkan dua unit aromatik yang umum dalam kimia bahan alam. Bagian sinamoil memiliki ikatan rangkap terkonjugasi yang menyerap sinar UV, sehingga mudah dideteksi dengan HPLC-UV. Bagian feniletil memberi karakter aroma yang lembut. Sebagai ester, senyawa ini relatif stabil pada kondisi netral, tetapi dapat dihidrolisis dalam suasana asam atau basa. Sifat ini berguna untuk studi kinetika hidrolisis maupun aktivitas enzim esterase.
Di Indonesia, bahan ini relevan untuk laboratorium farmakognosi, kimia bahan alam, teknologi pangan, dan riset minyak atsiri, misalnya pada kajian resin, balsam, atau ekstrak tumbuhan tropis yang mengandung turunan sinamat. Kemasan 25g cocok untuk keperluan standar analitik dan riset skala laboratorium. Kemasan 500g mendukung formulasi, uji aplikasi, atau penggunaan rutin dalam pengembangan produk di industri wewangian dan kosmetik.
Brosur TCI (PDF)
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 2
- Standar pembanding kromatografi: senyawa ini dapat dipakai sebagai standar HPLC atau GC untuk mengidentifikasi ester sinamat dalam ekstrak tumbuhan, resin, dan minyak atsiri.
- Riset fenilpropanoid dan metabolit sekunder: strukturnya mewakili ester sinamat alami, sehingga berguna untuk mempelajari biosintesis, kestabilan, dan sifat biologis golongan ini.
- Pengembangan formulasi aroma: ester feniletil dan sinamat dikenal dalam kajian wewangian, sehingga bahan ini dapat dievaluasi sebagai komponen aroma atau fiksatif dalam formulasi.
- Studi enzim esterase dan hidrolisis: ikatan esternya bisa dijadikan substrat model untuk mengukur aktivitas enzim atau mempelajari kinetika hidrolisis kimia.
- Studi fotokimia ikatan rangkap terkonjugasi: gugus sinamoil dapat mengalami isomerisasi atau dimerisasi saat terkena cahaya UV, sehingga menarik untuk riset fotokimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 63238-64-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | rujuk CoA dan SDS dari TCI |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan ester ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena gugus sinamoil dapat berubah bila lama terkena cahaya UV. Jauhkan dari asam kuat, basa kuat, dan oksidator yang dapat menghidrolisis atau merusak ester. Untuk kemasan besar, ambil bahan secukupnya ke wadah kerja agar isi utama tidak sering terpapar udara. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Pastikan ventilasi memadai dan baca SDS sebelum menggunakan bahan ini.
—

