Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 9004-74-4

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 550 TCI P2184

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 550 TCI P2184
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 550 (PEG 550) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia biologis dan bioteknologi. Bahan ini merupakan salah satu jenis polietilen glikol (PEG) yang memiliki struktur molekuler berupa rantai polimer yang dapat dimodifikasi untuk berbagai keperluan. PEG 550 memiliki sifat hidrofilik dan stabil, sehingga cocok digunakan dalam proses modifikasi molekul seperti PEGylation. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu untuk meningkatkan solubilitas, stabilitas, dan aktivitas biologis senyawa lain.

PEG 550 memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen. Senyawa ini memiliki bobot molekul yang moderat, sehingga mudah larut dalam pelarut organik dan air. Sifatnya yang tidak reaktif juga memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia tanpa mengganggu reaktivitas senyawa lain. Selain itu, PEG 550 memiliki sifat non-toxis dan aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Karena sifat-sifat tersebut, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.

Di Indonesia, PEG 550 sering digunakan dalam penelitian bidang biomedis, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini menjadi alat penting dalam pengembangan obat, modifikasi protein, dan penelitian tentang aktivitas biologis senyawa. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, PEG 550 menjadi bahan yang banyak dicari oleh laboratorium-laboratorium di Indonesia yang fokus pada bidang kimia biologis dan bioteknologi.

  • PEGylation protein untuk meningkatkan stabilitas dan aktivitas biologis
  • Modifikasi molekul untuk meningkatkan solubilitas dan daya larut
  • Penelitian tentang sifat hidrofilik dan reaktivitas senyawa kimia
  • Pengembangan obat dengan peningkatan efektivitas dan keamanan
  • Eksperimen bioteknologi untuk modifikasi biomolekul

Merek TCI
Nomor CAS 9004-74-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > PEGylation
Ukuran kemasan 100g, 500g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung

PEG 550 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat tidak reaktif, namun tetap perlu ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca, dan harus dicuci dengan baik setelah penggunaan. Di laboratorium, senyawa ini harus ditempatkan dalam area yang terkontrol dan dijauhkan dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif.

  • Blanton (1997). Borohydride-polyethylene glycol monomethyl ether derivatives: chemo- and stereoselectivity studies under phase transfer conditions. Reactive and Functional Polymers doi:10.1016/s1381-5148(97)00017-5
  • Williams dkk. (1996). Polyethylene glycol monomethyl ether sulfate-based background electrolytes in capillary electrophoresis. Journal of Chromatography A doi:10.1016/0021-9673(96)00350-0
  • Rahayu dkk. (2015). Polymer monolithic methacrylate base modified with tosylated-polyethylene glycol monomethyl ether as a stationary phase for capillary liquid chromatography. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2014.10.060

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.