Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 9004-74-4

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 2000, CAS 9004-74-4, TCI P2186

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 2000, CAS 9004-74-4, TCI P2186

Identitas Kimia

No. CAS
9004-74-4
PubChem
SID 253662347
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Rp 352.800,00 Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether 2000 (PEG 2000) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang kimia biologis. Bahan ini termasuk dalam kategori PEGylation, yang merupakan teknik modifikasi molekul biologis dengan penambahan rantai polietilen glikol untuk meningkatkan stabilitas, daya tahan, dan aktivitas molekul. PEG 2000 memiliki struktur molekuler yang stabil dan bersifat non-reaktif, menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai eksperimen. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk modifikasi protein, peptida, dan obat, serta dalam pengembangan produk farmasi dan biomedis.

PEG 2000 memiliki sifat kimia yang sangat stabil, tidak beracun, dan tidak bersifat korosif, sehingga aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Senyawa ini juga memiliki titik leleh yang tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, menjadikannya mudah untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan tidak mengandung bahan berbahaya, PEG 2000 sangat cocok untuk eksperimen yang membutuhkan keamanan dan kestabilan tinggi.

Di laboratorium Indonesia, PEG 2000 sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmasi, dan kimia biologis. Bahan ini mendukung pengembangan obat, penelitian vaksin, serta modifikasi protein untuk aplikasi klinis. Karena ketersediaannya yang luas dan kualitasnya yang terjamin, PEG 2000 menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • PEGylation protein untuk meningkatkan stabilitas dan daya tahan molekul biologis
  • Modifikasi obat untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi toksisitas
  • Penelitian vaksin dan terapi biologis untuk meningkatkan respons imun
  • Pengembangan produk farmasi dengan sifat yang lebih baik dalam tubuh
  • Eksperimen kimia biologis untuk studi interaksi molekul

Merek TCI
Nomor CAS 9004-74-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > PEGylation
Ukuran kemasan 100g, 500g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan simpan di tempat sejuk dan kering

PEG 2000 sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terkunci untuk mencegah akses yang tidak diperlukan.

  • Blanton (1997). Borohydride-polyethylene glycol monomethyl ether derivatives: chemo- and stereoselectivity studies under phase transfer conditions. Reactive and Functional Polymers doi:10.1016/s1381-5148(97)00017-5
  • Williams dkk. (1996). Polyethylene glycol monomethyl ether sulfate-based background electrolytes in capillary electrophoresis. Journal of Chromatography A doi:10.1016/0021-9673(96)00350-0
  • Rahayu dkk. (2015). Polymer monolithic methacrylate base modified with tosylated-polyethylene glycol monomethyl ether as a stationary phase for capillary liquid chromatography. Talanta doi:10.1016/j.talanta.2014.10.060

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.