Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 64030-43-9

L-Prolinanilide TCI P2430

L-Prolinanilide TCI P2430

Identitas Kimia

No. CAS
64030-43-9
PubChem
CID 6552381·SID 354334227
Rumus molekul
C11H14N2O
Berat molekul
190.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2S)-N-phenylpyrrolidine-2-carboxamide
SMILES
C1C[C@H](NC1)C(=O)NC2=CC=CC=C2
InChIKey
NRXYBKZDRCXDOD-JTQLQIEISA-N
Harga reguler Rp 2.359.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.359.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-Prolinanilide dari TCI adalah turunan amida dari asam amino L-prolin, yang gugus karboksilatnya telah diubah menjadi anilida (amida dengan anilin). Senyawa kiral ini termasuk kelompok katalis, ligan, dan reagen kiral untuk sintesis asimetris. Di laboratorium, prolinamida seperti ini dimanfaatkan sebagai organokatalis dalam reaksi pembentukan ikatan karbon–karbon, misalnya reaksi aldol asimetris, serta sebagai bahan awal untuk merancang katalis dan ligan kiral yang lebih canggih.

Bahan ini dipilih karena menggabungkan pusat kiral alami dari L-prolin dengan gugus amida yang mampu membentuk ikatan hidrogen. Amina sekunder pada cincin pirolidin dapat membentuk intermediet enamina dengan senyawa karbonil, sementara N–H amida berpotensi mengarahkan elektrofil melalui ikatan hidrogen, sehingga reaksi dapat berlangsung dengan selektivitas stereo. Gugus anilida juga dapat dimodifikasi dengan substituen pada cincin aromatik untuk mengatur keasaman N–H dan sterik katalis. Hal ini membuatnya menarik sebagai titik awal dalam studi pengembangan organokatalis.

Bagi laboratorium sintesis organik di Indonesia, khususnya kelompok riset kimia organik, farmasi, dan kimia hijau, organokatalis berbasis prolin menawarkan alternatif bebas logam yang relatif mudah ditangani. Kemasan 1g cukup untuk percobaan skrining katalis berskala miligram, sedangkan kemasan 5g mendukung optimasi kondisi reaksi atau sintesis turunan katalis. AMI Scientific menyediakan reagen kiral TCI ini untuk membantu peneliti mengeksplorasi sintesis asimetris dengan bahan yang terdokumentasi.

  • Organokatalisis reaksi aldol asimetris: amina sekunder pirolidin membentuk enamina dengan keton, sedangkan N–H amida membantu mengarahkan aldehida sehingga produk kiral dapat terbentuk secara selektif.
  • Skrining katalis kiral bebas logam: senyawa ini dapat dibandingkan dengan L-prolin dan prolinamida lain untuk mempelajari pengaruh gugus amida terhadap hasil dan enantioselektivitas reaksi.
  • Bahan awal desain ligan dan katalis baru: kerangka prolin-anilida dapat dimodifikasi lebih lanjut untuk menghasilkan katalis bifungsional atau ligan kiral bagi kompleks logam.
  • Studi mekanisme sintesis asimetris: strukturnya yang sederhana namun bifungsional cocok untuk mengkaji peran ikatan hidrogen dan intermediet enamina dalam keadaan transisi.
  • Pendidikan kimia hijau dan organokatalisis: penggunaan katalis turunan asam amino tanpa logam berat sangat cocok untuk memperkenalkan konsep sintesis ramah lingkungan di praktikum tingkat lanjut.

Merek TCI (kode produk P2430)
Nomor CAS 64030-43-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Catalysts, Chiral Ligands, Chiral Reagents
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan; rujuk CoA/SDS TCI untuk detail
Penyimpanan wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai label produsen

Simpan L-Prolinanilide dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan dan cahaya langsung agar kemurnian kiralnya tetap terjaga untuk keperluan katalisis. Hindari kontak dengan asam kuat dan oksidator. Saat menimbang dalam jumlah kecil, gunakan spatula bersih agar tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, hindari menghirup debu, serta kerjakan di area berventilasi baik. Pelajari SDS dari TCI sebelum digunakan.

—