TCI P2451 2-Propylthiophene adalah senyawa heterosiklik aromatik yang terdiri dari cincin tiofena dengan rantai propil pada posisi 2. Tiofena adalah heterosiklik beranggota lima yang mengandung belerang. Cincin ini merupakan unit dasar penting dalam kimia organik sintetik, material elektronik organik, dan riset senyawa aroma. Di laboratorium, 2-propiltiofena dipakai sebagai bahan awal untuk sintesis turunan tiofena yang lebih kompleks, dan sebagai molekul model untuk mempelajari reaktivitas cincin heteroaromatik yang mengandung belerang.
Senyawa ini dipilih karena cincin tiofena kaya elektron dan mudah menjalani substitusi elektrofilik. Posisi 5 yang masih bebas menjadi tempat utama untuk reaksi halogenasi, asilasi, formilasi, atau litiasi. Rantai propil menambah sifat lipofilik dan memengaruhi kelarutan turunan yang dihasilkan. Hal ini sering dimanfaatkan dalam desain oligomer dan polimer tiofena. Strukturnya juga sederhana dan terdefinisi jelas, sehingga cocok sebagai senyawa model atau standar pembanding.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini relevan untuk kelompok riset sintesis organik, material semikonduktor organik, dan kimia analitik, termasuk yang mempelajari senyawa belerang volatil. Pilihan kemasan 5g dan 25g memungkinkan pemakaian yang fleksibel. Kemasan 5g cocok untuk percobaan awal dan pembuatan standar analitik. Kemasan 25g mendukung sintesis bertahap, misalnya pembuatan monomer untuk riset polimer terkonjugasi.
Brosur TCI (PDF)
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 27
Produk TCI terkait
- Sintesis turunan tiofena tersubstitusi: posisi 5 yang bebas dapat dihalogenasi, diasilasi, atau dilitiasi, sehingga mudah dijadikan perantara untuk molekul tiofena yang lebih kompleks.
- Riset material elektronik organik: unit tiofena beralkil adalah komponen umum dalam oligomer dan polimer terkonjugasi yang dipelajari untuk transistor maupun sel surya organik.
- Senyawa model reaktivitas heteroaromatik: strukturnya yang sederhana memudahkan studi substitusi elektrofilik, regioselektivitas, dan pengaruh gugus alkil pada cincin yang mengandung belerang.
- Standar pembanding analisis senyawa belerang: senyawa ini dapat dipakai sebagai acuan dalam analisis kromatografi gas untuk identifikasi senyawa tiofena di sampel lingkungan atau bahan bakar.
- Pengembangan reaksi kopling silang: setelah difungsionalisasi menjadi halida atau organologam, turunannya berguna untuk menguji metode kopling yang dikatalisis paladium atau nikel.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1551-27-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | cairan (rincian lengkap merujuk pada dokumen produk dari TCI) |
| Penyimpanan | simpan rapat di tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari sumber api |
Senyawa ini adalah cairan organik dan sebaiknya diperlakukan sebagai bahan yang berpotensi mudah terbakar serta berbau. Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat. Letakkan di tempat sejuk dan berventilasi baik, jauh dari api terbuka, percikan listrik, dan bahan pengoksidasi. Bila tersedia, gunakan lemari penyimpanan bahan mudah terbakar. Semua pekerjaan dengan bahan ini, termasuk pemindahan dan penimbangan, sebaiknya dilakukan di lemari asam. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup uapnya. Rujuk SDS terbaru sebelum digunakan.
- Bar dkk. (2021). Regioselective Synthesis of 4-Bromo-3-formyl-N-phenyl-5-propylthiophene-2-carboxamide. Molbank doi:10.3390/m1296
- Xu dkk. (2015). C9 Fraction Alkylation Desulfurization over Amberlyst 36 Resin:The Kinetics of 2‐Ethylthiophen, 2,5‐Dimethylthiophene, and 2‐n‐Propylthiophene with Isoamylene. International Journal of Chemical Kinetics doi:10.1002/kin.20903
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
