Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 130-86-9

Protopine, CAS 130-86-9, TCI P2611

Protopine, CAS 130-86-9, TCI P2611

Identitas Kimia

No. CAS
130-86-9
PubChem
CID 4970·SID 354335807
Rumus molekul
C20H19NO5
Berat molekul
353.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
15-methyl-7,9,19,21-tetraoxa-15-azapentacyclo[15.7.0.04,12.06,10.018,22]tetracosa-1(17),4,6(10),11,18(22),23-hexaen-3-one
SMILES
CN1CCC2=CC3=C(C=C2C(=O)CC4=C(C1)C5=C(C=C4)OCO5)OCO3
InChIKey
GPTFURBXHJWNHR-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.411.850,00
Harga reguler Rp 1.702.050,00 Harga obral Rp 2.411.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Protopine adalah senyawa alkaloid yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Sebagai salah satu senyawa alkaloid yang memiliki aktivitas biologis, protopine sering digunakan dalam studi tentang mekanisme kerja obat dan efek farmakologis pada tubuh. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target molekuler, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat baru dan penelitian terapi. Dalam laboratorium, protopine sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.

Protopine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan berlebihan dari cahaya dan kelembapan. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan, sehingga memudahkan proses pemisahan dan analisis dalam laboratorium. Keberagaman aplikasinya membuat protopine menjadi pilihan yang sangat diminati oleh para peneliti di berbagai bidang ilmu kehidupan.

Di Indonesia, protopine digunakan dalam berbagai penelitian di bidang farmakologi, biokimia, dan kimia organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium riset di universitas dan lembaga penelitian, terutama dalam studi tentang senyawa alkaloid dan efeknya terhadap sistem biologis. Ketersediaannya yang terbatas memerlukan pengelolaan yang tepat untuk memastikan kualitas dan keamanan penggunaan.

Brosur TCI (PDF)

  • Protopine digunakan dalam analisis senyawa alkaloid untuk memahami struktur dan aktivitas biologisnya.
  • Bahan ini cocok untuk penelitian farmakologi karena memiliki potensi sebagai agen terapi atau bahan bantu.
  • Protopine sering diterapkan dalam sintesis senyawa kimia kompleks untuk pengembangan obat baru.
  • Senyawa ini digunakan dalam uji aktivitas antioksidan untuk mengevaluasi efeknya terhadap radikal bebas.
  • Protopine juga digunakan dalam studi interaksi molekuler untuk memahami mekanisme kerja obat.

Merek TCI
Nomor CAS 130-86-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 5mg, 25mg, 100mg
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.

Protopine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau gelas. Saat menangani protopine, penting untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Selain itu, bahan ini harus disimpan terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif untuk mencegah risiko kecelakaan.

  • Wang dkk. (2014). Determination of Protopine in Rat Brain Tissues by RRLC-ESI/Q-TOF-MS Method. Chinese Herbal Medicines doi:10.1016/s1674-6384(14)60019-8
  • Xiazhi (2010). Determination of protopine in Corydalis racemose by HPLC. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20101722
  • Kamigauchi dkk. (1995). Conformational Features of 7,8,13β,14α‐Tetrahydro‐N7‐methylcorysaminium, a biosynthetic intermediate to the protopine‐type alkaloid corycavine. Helvetica Chimica Acta doi:10.1002/hlca.19950780108

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.