Protopine adalah senyawa alkaloid yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Sebagai salah satu senyawa alkaloid yang memiliki aktivitas biologis, protopine sering digunakan dalam studi tentang mekanisme kerja obat dan efek farmakologis pada tubuh. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai target molekuler, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan obat baru dan penelitian terapi. Dalam laboratorium, protopine sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.
Protopine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan berlebihan dari cahaya dan kelembapan. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan, sehingga memudahkan proses pemisahan dan analisis dalam laboratorium. Keberagaman aplikasinya membuat protopine menjadi pilihan yang sangat diminati oleh para peneliti di berbagai bidang ilmu kehidupan.
Di Indonesia, protopine digunakan dalam berbagai penelitian di bidang farmakologi, biokimia, dan kimia organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium riset di universitas dan lembaga penelitian, terutama dalam studi tentang senyawa alkaloid dan efeknya terhadap sistem biologis. Ketersediaannya yang terbatas memerlukan pengelolaan yang tepat untuk memastikan kualitas dan keamanan penggunaan.
Brosur TCI (PDF)
- Alkaloids 2025-10-10 · hal. 5
- Protopine digunakan dalam analisis senyawa alkaloid untuk memahami struktur dan aktivitas biologisnya.
- Bahan ini cocok untuk penelitian farmakologi karena memiliki potensi sebagai agen terapi atau bahan bantu.
- Protopine sering diterapkan dalam sintesis senyawa kimia kompleks untuk pengembangan obat baru.
- Senyawa ini digunakan dalam uji aktivitas antioksidan untuk mengevaluasi efeknya terhadap radikal bebas.
- Protopine juga digunakan dalam studi interaksi molekuler untuk memahami mekanisme kerja obat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 130-86-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
Protopine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa ini, seperti plastik atau gelas. Saat menangani protopine, penting untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit serta pernapasan. Selain itu, bahan ini harus disimpan terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif untuk mencegah risiko kecelakaan.
- Wang dkk. (2014). Determination of Protopine in Rat Brain Tissues by RRLC-ESI/Q-TOF-MS Method. Chinese Herbal Medicines doi:10.1016/s1674-6384(14)60019-8
- Xiazhi (2010). Determination of protopine in Corydalis racemose by HPLC. China Journal of Chinese Materia Medica doi:10.4268/cjcmm20101722
- Kamigauchi dkk. (1995). Conformational Features of 7,8,13β,14α‐Tetrahydro‐N7‐methylcorysaminium, a biosynthetic intermediate to the protopine‐type alkaloid corycavine. Helvetica Chimica Acta doi:10.1002/hlca.19950780108
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAlkaloidsIsoquinoline Alkaloids
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Cell BiologyBioactive Small MoleculesChannel Blockers
- Cell BiologyBioactive Small Molecules
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








