Pongamol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Sebagai salah satu bahan dasar (building block) dalam kimia organik, Pongamol memiliki peran penting dalam pembentukan struktur kompleks yang sering ditemukan dalam obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Bahan ini sering digunakan dalam laboratorium untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Pongamol memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memudahkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik seperti pyridine, thiazole, dan lainnya. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya cocok untuk penggunaan dalam skala laboratorium.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Pongamol digunakan secara luas oleh peneliti kimia, farmasi, dan ilmu material. Bahan ini menjadi bagian dari proses penelitian dan pengembangan senyawa baru yang relevan dengan kebutuhan lokal, seperti pengembangan obat tradisional modern dan bahan kimia ramah lingkungan.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 50
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 50
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan baru
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik kompleks
- Produksi pestisida organik yang memiliki efisiensi tinggi
- Penelitian material kimia dengan sifat tertentu
- Pengembangan senyawa bioaktif untuk aplikasi farmasi dan medis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 484-33-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Pongamol harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Gore dkk. (2000). Determination of Pongamol and Karanjin in Karanja Oil By Reverse Phase Hplc. Analytical Letters doi:10.1080/00032710008543056
- (2023). Synthesis and evaluation of mosquito larvicidal activity of pongamol and lanceolatin B. Indian Journal of Chemistry doi:10.56042/ijc.v62i2.67779
- PIRRUNG dkk. (1995). ChemInform Abstract: Dipolar Cycloaddition of Rhodium Carbenoids with Vinyl Esters. Total Synthesis of Pongamol and Lanceolatin B.. ChemInform doi:10.1002/chin.199502090
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

