Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 361447-81-6

1-Phenyl-1H-imidazol-3-ium Trifluoromethanesulfonate TCI P2822

1-Phenyl-1H-imidazol-3-ium Trifluoromethanesulfonate TCI P2822

Identitas Kimia

Nama lain
N-PhIMT
No. CAS
361447-81-6
PubChem
CID 11323848·SID 468592743
Rumus molekul
C10H9F3N2O3S
Berat molekul
294.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-phenyl-1H-imidazol-3-ium;trifluoromethanesulfonate
SMILES
C1=CC=C(C=C1)[N+]2=CNC=C2.C(F)(F)(F)S(=O)(=O)[O-]
InChIKey
FKGZYFHAFBWWPJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.763.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.763.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Phenyl-1H-imidazol-3-ium trifluoromethanesulfonate, sering disingkat PhIMT, adalah garam imidazolium yang dikenal dalam kimia asam nukleat sebagai aktivator atau promotor pada sintesis oligonukleotida dengan metode fosforamidit. TCI menawarkannya dengan kode P2822 dalam kategori Chemical Biology bidang Nucleic Acid Chemistry. Di laboratorium, reagen ini berfungsi mengaktifkan monomer fosforamidit sehingga dapat bereaksi dengan gugus hidroksil pada nukleosida atau rantai oligonukleotida, membentuk ikatan internukleotida yang menjadi tulang punggung DNA dan RNA sintetis.

Garam imidazolium bersifat asam lemah yang terkendali, sehingga cukup kuat untuk memprotonasi dan mengaktifkan fosforamidit namun relatif lembut terhadap gugus pelindung yang sensitif. Anion triflat yang bersifat non-nukleofilik membantu menjaga jalannya reaksi tetap bersih tanpa reaksi samping yang tidak diinginkan. Karakteristik ini menjadikan PhIMT menarik bagi peneliti yang mengeksplorasi alternatif aktivator konvensional, termasuk untuk kopling yang selektif terhadap gugus tertentu atau sintesis oligonukleotida termodifikasi yang menuntut kondisi lebih halus.

Di Indonesia, riset asam nukleat semakin berkembang seiring kebutuhan diagnostik molekuler, pengembangan primer dan probe, serta studi terapi berbasis oligonukleotida. Laboratorium kimia organik sintetis dan bioteknologi di perguruan tinggi maupun lembaga riset dapat memanfaatkan reagen ini untuk riset metodologi sintesis. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian dengan skala percobaan, dari optimasi kecil hingga sintesis berulang.

  • Aktivator kopling fosforamidit: PhIMT mengaktifkan monomer fosforamidit sehingga terjadi pembentukan ikatan fosfit triester dengan gugus hidroksil nukleosida secara efisien.
  • Sintesis oligonukleotida termodifikasi: keasaman yang terkendali menjadikannya pilihan saat menangani nukleosida dengan gugus pelindung atau modifikasi yang peka terhadap kondisi keras.
  • Riset metodologi kimia nukleotida: peneliti dapat membandingkan kinerja PhIMT dengan aktivator lain untuk menilai laju kopling, selektivitas, dan rendemen reaksi.
  • Sintesis dinukleotida dan prodrug nukleotida: reagen ini mendukung pembentukan ikatan fosfor pada skala larutan untuk riset senyawa nukleotida bernilai farmasi.
  • Kajian garam imidazolium sebagai katalis asam: strukturnya cocok untuk riset kimia organik yang mempelajari peran garam azolium sebagai promotor reaksi asam lemah.

Merek TCI (kode produk P2822)
Nomor CAS 361447-81-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan; rujuk sertifikat analisis untuk detail
Penyimpanan wadah tertutup rapat, kering, sesuai suhu pada label; lindungi dari kelembapan

Karena kimia fosforamidit sangat peka terhadap air, simpan PhIMT dalam wadah tertutup rapat di tempat kering, idealnya dalam desikator atau di bawah gas inert, sesuai suhu yang tertera pada label. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun. Gunakan pelarut anhidrat dan alat gelas kering saat menyiapkan larutan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup debu. Bacalah SDS sebelum digunakan.

—