Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 104632-26-0

Pramipexole TCI P2879

Pramipexole TCI P2879

Identitas Kimia

No. CAS
104632-26-0
Rumus molekul
C10H17N3S
Berat molekul
211.33 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(6S)-6-N-propyl-4,5,6,7-tetrahydro-1,3-benzothiazole-2,6-diamine
SMILES
CCCN[C@H]1CCC2=C(C1)SC(=N2)N
InChIKey
FASDKYOPVNHBLU-ZETCQYMHSA-N
PubChem
CID 119570
Harga reguler Rp 2.571.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.571.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Pramipexole dari TCI adalah senyawa turunan aminobenzotiazol yang dikenal dalam farmakologi sebagai agonis reseptor dopamin, terutama subtipe D2 dan D3. Produk ini termasuk kategori reagen riset farmasi untuk penggunaan eksperimental, bukan untuk pengobatan manusia atau hewan. Di laboratorium, pramipeksol dipakai sebagai senyawa acuan dalam penelitian neurofarmakologi, studi reseptor dopamin, serta pengembangan dan validasi metode analisis farmasi yang membutuhkan bahan pembanding berstruktur jelas.

Pramipeksol dipilih karena profil farmakologinya telah banyak dipelajari dalam literatur, sehingga sangat cocok sebagai kontrol positif atau pembanding saat menguji senyawa baru yang menargetkan sistem dopaminergik. Strukturnya memiliki cincin tetrahidrobenzotiazol dengan gugus amino dan rantai propilamino, serta satu pusat kiral yang menentukan aktivitasnya. Karakter tersebut membuatnya juga menarik bagi penelitian kimia analitik, misalnya pemisahan enantiomer, uji stabilitas, dan identifikasi produk degradasi dalam studi formulasi.

Di Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium farmakologi, farmasi analisis, dan riset neurosains di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kemasan 1 g cukup untuk banyak percobaan in vitro, pembuatan larutan standar, dan pengembangan metode HPLC. Penggunaannya harus tetap mematuhi ketentuan institusi terkait bahan aktif farmasi, termasuk pencatatan pemakaian, pembatasan akses, serta persetujuan etik bila dipakai dalam penelitian yang melibatkan hewan uji.

  • Kontrol positif dalam uji reseptor dopamin: aktivitas agonis D2/D3 yang terdokumentasi luas membuat pramipeksol cocok sebagai pembanding saat menilai senyawa uji baru.
  • Pengembangan dan validasi metode HPLC: senyawa ini dapat dipakai sebagai bahan pembanding untuk menyusun metode penetapan kadar, uji kesesuaian sistem, dan uji linearitas.
  • Studi stabilitas dan degradasi paksa: paparan terhadap asam, basa, oksidator, atau cahaya membantu peneliti mempelajari jalur degradasi dan memvalidasi metode yang mampu membedakan produk urai.
  • Riset neurofarmakologi model penyakit: sebagai agonis dopamin, pramipeksol dipakai dalam penelitian eksperimental terkait gangguan gerak dan sinyal dopaminergik sesuai protokol yang disetujui.
  • Penelitian pemisahan kiral: adanya pusat kiral menjadikannya senyawa model yang baik untuk menguji kolom kiral dan kondisi pemisahan enantiomer pada kromatografi.

Merek TCI
Nomor CAS 104632-26-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik —
Penyimpanan simpan tertutup rapat, kering, terlindung cahaya; ikuti suhu pada label dan CoA
  • Peruntukan: hanya untuk penelitian dan penggunaan eksperimental, bukan untuk konsumsi atau terapi

Simpan pramipeksol dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, sesuai suhu yang tercantum pada label. Karena merupakan bahan aktif farmakologis, simpan di lemari terkunci dengan akses terbatas dan catat setiap pemakaian. Hindari menghirup debu dan kontak dengan kulit; gunakan sarung tangan, masker atau lemari asam saat menimbang, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Baca SDS sebelum digunakan dan buang sisa bahan sebagai limbah farmasi atau limbah kimia sesuai aturan.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.