1-Phenylpyrrolidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun struktur kompleks yang memiliki aplikasi luas dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting untuk menghasilkan senyawa-senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
Karakteristik utama dari 1-Phenylpyrrolidine adalah struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang baik terhadap berbagai kondisi kimia. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks dengan variasi struktur yang beragam. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk para peneliti yang membutuhkan keakuratan dan fleksibilitas dalam sintesis.
Di laboratorium Indonesia, 1-Phenylpyrrolidine digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan obat dan senyawa kimia baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan sintesis senyawa heterosiklik, yang menjadi bagian penting dalam pengembangan bahan kimia yang inovatif.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan senyawa kimia dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian dalam bidang farmakologi dan kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam kondisi kimia tertentu
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4096-21-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1-Phenylpyrrolidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
- Kamiński dkk. (2013). Design, synthesis and anticonvulsant properties of new N-Mannich bases derived from 3-phenylpyrrolidine-2,5-diones. Bioorganic & Medicinal Chemistry doi:10.1016/j.bmc.2013.07.029
- Timofeeva dkk. (2019). Unusual polymorphs of rac -3-phenylpyrrolidine-2,5-dione with Z ′ = 1, 2, and 3. CrystEngComm doi:10.1039/c9ce01100e
- BULAT dkk. (1992). ChemInform Abstract: Improved Synthesis of 3‐Phenylpyrrolidine (VI).. ChemInform doi:10.1002/chin.199235173
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

