1-tert-Butoxycarbonylpyrrolidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembentukan senyawa heterosiklik. Senyawa ini memiliki struktur dasar pirrolidin yang diperlakukan dengan grup butoksikarbonyl, sehingga memungkinkan reaksi substitusi atau deprotonasi yang lebih efisien. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun struktur kompleks yang lebih besar.
Dalam laboratorium, 1-tert-Butoxycarbonylpyrrolidine memiliki sifat kimia stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memudahkan proses sintesis. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi reaksi. Karena sifatnya yang mudah diatur, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam banyak aplikasi kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan, seperti pengembangan obat, bahan kimia industri, atau penelitian material baru. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan mahasiswa.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Pembuatan senyawa intermediat dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas grup fungsional dalam kimia murni
- Pengembangan bahan kimia industri seperti plastik atau pelarut
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam laboratorium pendidikan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 86953-79-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk dan kering untuk mencegah reaksi oksidasi atau penyerapan kelembapan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaktif kimia sangat disarankan. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—








