Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1333317-99-9

PTAA, CAS 1333317-99-9, TCI P3179

PTAA, CAS 1333317-99-9, TCI P3179

Identitas Kimia

Nama lain
PTAA
No. CAS
1333317-99-9
Harga reguler Rp 7.182.000,00
Harga reguler Rp 5.022.150,00 Harga obral Rp 7.182.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI P3179 1333317-99-9 PTAA adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan sel surya perovskit (PSC). Bahan ini berperan sebagai komponen penting dalam struktur lapisan aktif sel surya perovskit, yang bertugas menyerap cahaya dan menghasilkan arus listrik. Dalam laboratorium, PTAA digunakan untuk memperbaiki sifat optik dan elektronik dari sel surya, sehingga meningkatkan efisiensi dan stabilitasnya.

Bahan ini memiliki karakteristik kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, yang memungkinkan peneliti untuk menggunakannya dalam berbagai kondisi eksperimen. Sifat ini membuat PTAA menjadi pilihan yang tepat dalam proses sintesis dan karakterisasi bahan perovskit. Selain itu, PTAA memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai lapisan aktif, sehingga membantu dalam pembentukan struktur yang optimal.

Di laboratorium Indonesia, PTAA digunakan secara luas dalam penelitian bidang energi terbarukan dan material elektronik. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian yang berfokus pada pengembangan teknologi hijau dan inovasi material. Dengan adanya PTAA, peneliti dapat menghasilkan sel surya perovskit yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Dapat digunakan sebagai material transpor lubang untuk sel surya perovskite, LED perovskite, transistor organik, dll.
  • Cocok untuk berbagai proses larutan

  • Pengembangan sel surya perovskit untuk efisiensi energi tinggi
  • Sintesis lapisan aktif dalam struktur sel surya multi-lapis
  • Penelitian karakterisasi optik dan elektronik bahan perovskit
  • Pengujian stabilitas dan daya tahan bahan sel surya
  • Pemrosesan material untuk aplikasi elektronik organik

Dari brosur TCI

  • Material transpor lubang untuk sel surya perovskite
  • Material transpor lubang untuk LED perovskite
  • Material transpor lubang untuk transistor organik

Merek TCI
Nomor CAS 1333317-99-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Perovskite Solar Cell (PSC) Materials
Ukuran kemasan 250mg, 1g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Data dari brosur TCI

HOMO-5.0 eV (by Ultraviolet photoemission spectroscopy)
LUMO-2.1 eV (by Ultraviolet photoemission spectroscopy)

Sumber: TCI brochure FF171 (2024-04-05)

PTAA harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau kaca untuk menghindari reaksi kimia. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.

  • Yusop dkk. (2023). Effect of PTAA and PCBM concentrations on the electrical response of bilayer heterojunction PTAA/PCBM Diode. Results in Engineering doi:10.1016/j.rineng.2023.101122
  • Xu dkk. (2022). Efficient Nanocrystal Photovoltaics with PTAA as Hole Transport Layer. Nanomaterials doi:10.3390/nano12173067
  • (2020). Effect of Annealing Temperature on Electrical Properties of Hybrid ZnO/PTAA based Heterojunction Diode. ASM Science Journal doi:10.32802/asmscj.2020.sm26(2.10)

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.