Heptafluorobutyric Acid (HFBA), dengan nomor CAS 375-22-4, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah, terutama dalam bidang kimia biologis dan peptida. HFBA sering digunakan sebagai reagen untuk analisis peptida, terutama dalam proses sekuensiasi. Bahan ini berperan penting dalam identifikasi dan karakterisasi struktur molekul peptida, yang merupakan bagian dari penelitian biokimia dan farmakologi. Dalam laboratorium, HFBA digunakan untuk mempercepat proses analisis dan memastikan akurasi hasil penelitian.
HFBA memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas tertentu yang membuatnya cocok untuk berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah disimpan, HFBA menjadi pilihan yang aman dan efisien dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, HFBA digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah terkait peptida, termasuk pengembangan obat dan analisis biologis. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang fokus pada bidang kimia biologis. Dengan adanya HFBA, peneliti dapat melakukan eksperimen secara lebih efektif dan akurat.
Produk TCI terkait
- TCI Q0053 76-05-1 Trifluoroacetic Acid [Sequenation Reagent]
- TCI A5713 375-22-4 Heptafluorobutyric Acid (ca. 0.5mol/L in Water) [Ion-Pair Reagent for LC-MS]
- TCI H0337 336-59-4 Heptafluorobutyric Anhydride
- TCI H0024 375-22-4 Heptafluorobutyric Acid
- TCI T2670 406-93-9 4,4,4-Trifluorobutyric Acid
- TCI H0548 375-01-9 2,2,3,3,4,4,4-Heptafluoro-1-butanol
- Analisis struktur peptida dalam penelitian biokimia untuk memahami mekanisme kerja protein.
- Pengembangan obat baru melalui proses sekuensiasi untuk identifikasi senyawa aktif.
- Pemrosesan sampel biologis dalam laboratorium untuk karakterisasi molekul kompleks.
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam bidang farmakologi dan kimia medis.
- Validasi metode analitik dalam laboratorium untuk memastikan konsistensi hasil eksperimen.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 375-22-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
HFBA harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. HFBA adalah bahan kimia yang memerlukan penanganan yang hati-hati untuk memastikan keselamatan dan keamanan di laboratorium.
- (2006). Heptafluorobutyric acid (HFBA). Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut432
- Forouzesh dkk. (2018). Qualitative and quantitative analyses of methamphetamine in hair following derivatization with trifluoroacetic acid or heptafluorobutyric acid anhydride. Cogent Chemistry doi:10.1080/23312009.2018.1453594
- Xie dkk. (2011). Cooperative effect in ion pairing of oligolysine with heptafluorobutyric acid in reversed-phase chromatography. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2011.08.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![375-22-4 Heptafluorobutyric Acid [Sequenation Reagent] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510Q0054.jpg?v=1767137570&width=1445)


