Rhenium(IV) Oxide (ReO₂), dengan nomor CAS 12036-09-8, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Bahan ini sering ditemukan dalam bidang kimia anorganik, terutama dalam studi tentang elemen transisi seperti rhenium. Rhenium(IV) Oxide memiliki sifat oksidatif yang kuat, sehingga menjadi bahan penting dalam reaksi reduksi dan oksidasi. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa kompleks dan sebagai katalis dalam reaksi kimia tertentu.
Rhenium(IV) Oxide memiliki struktur kristal yang stabil dan sifat kimia yang sangat reaktif. Senyawa ini tidak mudah terurai dalam kondisi normal, tetapi dapat bereaksi dengan bahan kimia lainnya, terutama dalam lingkungan yang beroksigen tinggi. Sifat ini menjadikannya sangat cocok untuk aplikasi dalam reaksi katalitik dan proses pemurnian. Selain itu, ReO₂ memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi, sehingga memungkinkan penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan suhu tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Rhenium(IV) Oxide sering digunakan dalam penelitian kimia anorganik dan katalitik. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang melibatkan sintesis senyawa kompleks, pengujian katalis, dan studi reaksi oksidasi. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini sangat diminati oleh peneliti yang ingin memperluas pemahaman tentang sifat kimia elemen transisi.
Brosur TCI (PDF)
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 7
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 7
Produk TCI terkait
- Rhenium(VII) Oxide, CAS 1314-68-7, TCI R0281
- Rhenium(VI) Oxide, CAS 1314-28-9, TCI R0280
- Zirkonium(IV) Oksida – Zirconium(IV) Oxide, CAS 1314-23-4, TCI Z0049
- Itrium(III) Oksida – Yttrium(III) Oxide, CAS 1314-36-9, TCI Y0007
- Vanadium(IV) Oksida – Vanadium(IV) Oxide, CAS 12036-21-4, TCI V0177
- Vanadium(III) Oksida – Vanadium(III) Oxide, CAS 1314-34-7, TCI V0170
- Sebagai katalis dalam reaksi oksidasi untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang membutuhkan reaksi redoks
- Bahan bantu dalam proses pemurnian logam berat melalui reaksi reduksi
- Dalam studi sifat kimia elemen transisi untuk pengembangan material baru
- Aplikasi dalam analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa rhenium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12036-09-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Rhenium(IV) Oxide harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati, terutama dalam lingkungan yang beroksigen tinggi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan bahan kimia lain yang dapat bereaksi. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.
- ANDREINI (1991). ChemInform Abstract: Rhenium Oxide‐Alumina and Rhenium Oxide‐Silica‐Alumina Metathesis Catalysts: Role of Genesis and Modification of Precursor Structures, and Lack of Activity of the Low‐Loading Rhenium Oxide‐Alumina Catalyst. ChemInform doi:10.1002/chin.199139275
- Tang dkk. (1992). Oxidative cyclization of 5-hydroxyalkenes with rhenium oxide, utilizing a co-oxidant. IV. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)79078-2
- Vargas Uscategui dkk. (2013). Pulsed Electrodeposition of Rhenium – Rhenium Oxide on Tin-Doped Indium Oxide. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2013-01/2/30
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








