Rhenium(VI) Oxide (Re₂O₃), dengan nomor CAS 1314-28-9, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Bahan ini termasuk dalam kategori senyawa anorganik dan sering digunakan dalam bidang katalisis, kimia material, dan analisis kimia. Rhenium(VI) Oxide memiliki sifat kimia yang stabil namun tetap reaktif dalam kondisi tertentu, sehingga menjadi bahan penting dalam penelitian kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks atau sebagai katalis dalam reaksi kimia tertentu.
Rhenium(VI) Oxide memiliki struktur kristal yang rapat dan berwarna coklat kehitaman. Sifat ini membuatnya mudah dikenali dan digunakan dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi di bawah kondisi biasa, senyawa ini relatif aman untuk disimpan dan digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkendali. Ketersediaannya dalam bentuk padat juga memudahkan proses penggunaan dan penimbangan dalam eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Rhenium(VI) Oxide digunakan dalam penelitian kimia anorganik dan katalisis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dengan sifat kimia stabil namun tetap reaktif. Produk ini sangat relevan untuk penelitian di bidang material, kimia lingkungan, dan teknologi industri.
Brosur TCI (PDF)
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 7
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 7
Produk TCI terkait
- Rhenium(VII) Oxide, CAS 1314-68-7, TCI R0281
- Rhenium(IV) Oxide, CAS 12036-09-8, TCI R0279
- Zirkonium(IV) Oksida – Zirconium(IV) Oxide, CAS 1314-23-4, TCI Z0049
- Itrium(III) Oksida – Yttrium(III) Oxide, CAS 1314-36-9, TCI Y0007
- Vanadium(IV) Oksida – Vanadium(IV) Oxide, CAS 12036-21-4, TCI V0177
- Vanadium(III) Oksida – Vanadium(III) Oxide, CAS 1314-34-7, TCI V0170
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks logam berat untuk penelitian material
- Cocok untuk eksperimen katalisis karena sifat kimia yang stabil dan reaktif
- Dapat digunakan dalam analisis kimia untuk menentukan kandungan logam berat
- Berguna dalam penelitian lingkungan untuk memahami proses degradasi logam
- Dapat menjadi bahan bantu dalam pembuatan katalis untuk reaksi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1314-28-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Rhenium(VI) Oxide harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat reduktor. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- ANDREINI (1991). ChemInform Abstract: Rhenium Oxide‐Alumina and Rhenium Oxide‐Silica‐Alumina Metathesis Catalysts: Role of Genesis and Modification of Precursor Structures, and Lack of Activity of the Low‐Loading Rhenium Oxide‐Alumina Catalyst. ChemInform doi:10.1002/chin.199139275
- Vargas Uscategui dkk. (2013). Pulsed Electrodeposition of Rhenium – Rhenium Oxide on Tin-Doped Indium Oxide. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2013-01/2/30
- Ehrenberg dkk. (2004). Yttrium Rhenium Oxide, Y7ReO14‐δ: A Cubic Fluorite Superstructure.. ChemInform doi:10.1002/chin.200428003
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








