Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1338-41-6

Sorbitan Monostearate, CAS 1338-41-6, TCI S0062

Sorbitan Monostearate, CAS 1338-41-6, TCI S0062

Identitas Kimia

No. CAS
1338-41-6
PubChem
CID 16218600·SID 87575686
Rumus molekul
C24H46O6
Berat molekul
430.6 g/mol
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
[(2R)-2-[(2R,3R,4S)-3,4-dihydroxyoxolan-2-yl]-2-hydroxyethyl] octadecanoate
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCC(=O)OC[C@H]([C@@H]1[C@@H]([C@H](CO1)O)O)O
InChIKey
HVUMOYIDDBPOLL-XWVZOOPGSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sorbitan Monostearate dari TCI adalah ester sorbitan dari asam stearat yang dikenal juga sebagai Span 60. Bahan ini merupakan surfaktan nonionik yang sangat umum dipakai sebagai pengemulsi dan penstabil dalam formulasi farmasi, kosmetik, pangan, dan polimer. Di laboratorium, Sorbitan Monostearate digunakan untuk membuat emulsi, membentuk vesikel nonionik, serta sebagai aditif yang memperbaiki sifat permukaan dan pemrosesan bahan polimer. Perannya penting dalam penelitian yang menuntut sistem dispersi stabil.

Rantai stearat yang jenuh dan panjang menjadikan bahan ini lipofilik dan umumnya berbentuk padatan seperti lilin pada suhu ruang. Karakter ini membuat Span 60 sering dipilih untuk menghasilkan struktur emulsi yang lebih kokoh serta membran vesikel yang lebih rapat dan kurang bocor. Sebagai surfaktan nonionik, bahan ini relatif tidak terpengaruh oleh garam dan pH dalam rentang yang wajar. Rantai jenuh juga membuatnya lebih tahan terhadap oksidasi dibandingkan ester oleat, sehingga cocok untuk proses yang melibatkan pemanasan atau penyimpanan jangka panjang.

Di Indonesia, Span 60 merupakan salah satu bahan favorit dalam riset niosom dan sediaan topikal di fakultas farmasi, serta dalam penelitian pangan untuk produk seperti margarin dan emulsi berbasis lemak. Bahan ini juga dimanfaatkan dalam riset polimer sebagai aditif antifog atau antistatik pada film plastik. Kemasan 25 g sesuai untuk penelitian awal, sedangkan 500 g mendukung laboratorium dengan volume formulasi yang besar dan rutin.

Brosur TCI (PDF)

  • Pembuatan niosom berbasis Span 60, karena rantai stearat yang panjang dan jenuh menghasilkan membran vesikel yang lebih rapat sehingga efisiensi penjeratan obat cenderung lebih baik.
  • Formulasi emulsi krim dan losion, sebab Sorbitan Monostearate memberi stabilitas sekaligus menambah kekentalan dan tekstur pada sediaan semipadat.
  • Aditif film polimer, karena ester sorbitan dapat bermigrasi ke permukaan film dan berfungsi sebagai zat antifog atau antistatik pada plastik kemasan.
  • Penelitian emulsi pangan berbasis lemak, karena surfaktan ini membantu mengatur kristalisasi lemak dan menjaga stabilitas sistem emulsi selama penyimpanan.
  • Kombinasi dengan polisorbat 60, sehingga peneliti dapat merancang sistem pengemulsi campuran dengan keseimbangan hidrofilik-lipofilik yang disesuaikan kebutuhan formulasi.

Merek TCI (kode produk S0062)
Nomor CAS 1338-41-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik umumnya berupa padatan seperti lilin, serbuk, atau serpihan berwarna putih hingga krem
Penyimpanan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari panas

Sorbitan Monostearate sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Lindungi dari kelembapan dan suhu tinggi agar bahan tidak menggumpal atau melunak. Gunakan spatula bersih saat penimbangan dan hindari pembentukan debu. Jika harus dilelehkan untuk pembuatan niosom atau emulsi, gunakan pemanasan terkontrol dan hindari pemanasan berlebih. Jauhkan dari pengoksidasi kuat. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta selalu baca SDS.

  • EFSA Panel on Food Additives and Nutrient Sources added to Food (ANS) (2015). Scientific Opinion on the re‐evaluation of polyoxyethylene sorbitan monolaurate (E 432), polyoxyethylene sorbitan monooleate (E 433), polyoxyethylene sorbitan monopalmitate (E 434), polyoxyethylene sorbitan monostearate (E 435) and polyoxyethylene sorbitan tristearate (E 436) as food additives. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2015.4152
  • Abdollahi dkk. (2025). Optimization and characterization of a novel oleofoam using mixed structuring agents based on sheep tail stearin, glycerol monostearate, and sorbitan monostearate. Food Chemistry doi:10.1016/j.foodchem.2025.144605
  • (1998). Inverse toroidal vesicles: the precursors of tubular structures in sorbitan monostearate organogels. European Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.1016/s0928-0987(98)91288-x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.