Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 638-08-4

Stearic Anhydride, CAS 638-08-4, TCI S0083

Stearic Anhydride, CAS 638-08-4, TCI S0083

Identitas Kimia

No. CAS
638-08-4
PubChem
CID 69485·SID 87575701
Rumus molekul
C36H70O3
Berat molekul
550.9 g/mol
Kemurnian
>97.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
octadecanoyl octadecanoate
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCC(=O)OC(=O)CCCCCCCCCCCCCCCCC
InChIKey
WVJVHUWVQNLPCR-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.518.950,00
Harga reguler Rp 1.776.600,00 Harga obral Rp 2.518.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Stearic Anhydride dari TCI adalah anhidrida asam karboksilat yang terbentuk dari dua molekul asam stearat. Senyawa ini tergolong building block non-heterosiklik dan berfungsi terutama sebagai agen asilasi, yaitu reagen untuk memasang gugus stearoil pada molekul lain. Di laboratorium, bahan ini dipakai untuk membuat ester dan amida rantai panjang. Stearic Anhydride juga banyak digunakan untuk memodifikasi polimer alam seperti selulosa dan pati agar lebih hidrofobik, serta untuk menyintesis turunan lipid.

Stearic Anhydride dipilih karena lebih reaktif daripada asam stearat bebas, sehingga reaksi asilasi dapat berlangsung pada kondisi yang lebih lunak tanpa memerlukan agen pengaktif tambahan. Dibandingkan stearoil klorida, anhidrida ini umumnya lebih mudah ditangani dan tidak melepaskan hidrogen klorida, karena hasil sampingnya adalah asam stearat. Rantai C18 yang jenuh memberi sifat hidrofobik yang kuat pada produk akhir. Kemasan 25 g dan 500 g memberi pilihan untuk riset sintesis skala kecil maupun pengembangan material.

Di Indonesia, Stearic Anhydride relevan bagi laboratorium kimia organik, teknologi pangan, dan material maju yang memodifikasi pati singkong, selulosa dari limbah pertanian, atau nanoselulosa. Tujuannya adalah meningkatkan ketahanan air pada bioplastik dan kemasan ramah lingkungan. Bahan ini juga membantu riset sistem penghantaran obat yang memerlukan konjugat lipid.

  • Modifikasi hidrofobik pati dan selulosa: Stearic Anhydride dipakai untuk esterifikasi gugus hidroksil sehingga biopolimer menjadi lebih tahan air dan cocok untuk bioplastik.
  • Sintesis ester dan amida rantai panjang: reaktivitas anhidrida memungkinkan asilasi alkohol dan amina secara efisien tanpa menghasilkan hidrogen klorida sebagai produk samping.
  • Pembuatan konjugat lipid: bahan ini membantu menempelkan rantai stearoil pada obat, peptida, atau polimer untuk meningkatkan lipofilisitas dalam riset penghantaran obat.
  • Modifikasi permukaan nanomaterial: Stearic Anhydride dimanfaatkan untuk mengasilasi permukaan nanopartikel atau nanoselulosa agar lebih mudah terdispersi dalam matriks polimer nonpolar.
  • Pendidikan sintesis organik: senyawa ini menjadi contoh praktis agen asilasi yang membantu mahasiswa memahami reaktivitas turunan asam karboksilat secara langsung.

Merek TCI (kode produk S0083)
Nomor CAS 638-08-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik padatan; rincian lengkap tercantum pada label dan SDS
Penyimpanan wadah tertutup rapat, kering, terlindung dari kelembapan karena peka hidrolisis

Stearic Anhydride peka terhadap kelembapan karena air menghidrolisisnya menjadi asam stearat. Simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. Bila memungkinkan, gunakan desikator atau atmosfer gas inert setelah kemasan dibuka. Jauhkan dari air, alkohol, amina, dan basa kuat kecuali memang untuk keperluan reaksi. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, lalu bekerjalah di lemari asam. Ikuti petunjuk SDS untuk penanganan dan pembuangan.

  • Geng dkk. (2005). Further investigation of polyaminoamide‐epichlorohydrin/stearic anhydride compatibilizer system for wood‐polyethylene composites. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.22565
  • Geng dkk. (2005). A combination of poly(diphenylmethane diisocyanate) and stearic anhydride as a novel compatibilizer for wood–polyethylene composites. Journal of Adhesion Science and Technology doi:10.1163/1568561054951013

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.