Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 3615-56-3

D-Sorbose, CAS 3615-56-3, TCI S0390

D-Sorbose, CAS 3615-56-3, TCI S0390

Identitas Kimia

No. CAS
3615-56-3
PubChem
CID 439304·SID 87575897
Rumus molekul
C6H12O6
Berat molekul
180.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(3R,4S,5R)-2-(hydroxymethyl)oxane-2,3,4,5-tetrol
SMILES
C1[C@H]([C@@H]([C@H](C(O1)(CO)O)O)O)O
InChIKey
LKDRXBCSQODPBY-IANNHFEVSA-N
Harga reguler Rp 2.677.500,00
Harga reguler Rp 1.887.900,00 Harga obral Rp 2.677.500,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

D-Sorbose adalah sebuah gula alami yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Sebagai salah satu derivat dari glukosa, D-Sorbose memiliki struktur molekuler yang unik dan berperan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam bidang glikosains. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian terkait metabolisme karbohidrat, sintesis senyawa organik, serta dalam pengujian aktivitas biologis senyawa tertentu. Dalam konteks laboratorium, D-Sorbose juga digunakan sebagai substrat atau reaktan dalam berbagai reaksi enzimatik dan kimia.

D-Sorbose memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena struktur kimianya yang spesifik, D-Sorbose memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai enzim dan protein, menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian biokimia. Sifat ini memungkinkan D-Sorbose digunakan dalam studi tentang aktivitas enzim, pengikatan molekul, serta dalam pengembangan senyawa farmakologis.

Di laboratorium Indonesia, D-Sorbose sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan bidang kimia, biologi molekuler, dan farmasi. Bahan ini menjadi bagian dari eksperimen yang memerlukan senyawa karbohidrat dengan struktur tertentu, baik untuk uji laboratorium maupun penelitian terapan. Dengan ketersediaan yang cukup, D-Sorbose menjadi pilihan yang relevan untuk peneliti lokal yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.

  • Dalam studi metabolisme karbohidrat, D-Sorbose digunakan sebagai substrat untuk mengamati aktivitas enzim tertentu.
  • Bahan ini cocok untuk sintesis senyawa organik karena struktur kimianya yang stabil dan reaktif.
  • D-Sorbose sering dimanfaatkan dalam penelitian biokimia untuk menguji interaksi protein dan molekul.
  • Bahan ini dapat digunakan dalam pengembangan senyawa farmakologis sebagai bahan baku atau modifikasi.
  • D-Sorbose juga digunakan dalam uji aktivitas biologis senyawa tertentu untuk mengevaluasi efeknya terhadap sel atau organisme.

Merek TCI
Nomor CAS 3615-56-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 100mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung.

D-Sorbose harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau wadah plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area penyimpanan tetap kering dan tidak terkena suhu ekstrem. Penggunaan bahan ini harus dilakukan di bawah pengawasan yang ketat untuk memastikan keselamatan dan keamanan di laboratorium.

  • Maksimov dkk. (1995). Acetonation of L-sorbose in the presence of heteropolyacids. Reaction Kinetics & Catalysis Letters doi:10.1007/bf02066967
  • Shinjoh dkk. (2002). NADPH-Dependent l -Sorbose Reductase Is Responsible for l -Sorbose Assimilation in Gluconobacter suboxydans IFO 3291. Journal of Bacteriology doi:10.1128/jb.184.3.861-863.2002
  • Greenberg dkk. (2005). Candida albicans SOU1 encodes a sorbose reductase required for L‐sorbose utilization. Yeast doi:10.1002/yea.1282

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.