Sodium Hydrosulfite (Na₂S₂O₂) adalah bahan kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai reduktor dan agen penghilang warna. Dalam proses sintesis senyawa organik, sodium hydrosulfite sering digunakan untuk mengurangi gugus fungsi tertentu, seperti mengubah senyawa aromatik menjadi bentuk lebih sederhana. Selain itu, bahan ini juga digunakan dalam proses pengolahan air dan pembersihan permukaan.
Sodium hydrosulfite memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap oksidator kuat. Bahan ini bersifat tidak beracun dan ramah lingkungan, sehingga memudahkan penggunaan dalam laboratorium. Karena sifat ini, sodium hydrosulfite menjadi pilihan yang aman dan efisien untuk berbagai aplikasi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, sodium hydrosulfite sering digunakan dalam penelitian kimia, industri farmasi, dan pengolahan bahan kimia. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan lokal yang membutuhkan bahan kimia yang ramah lingkungan dan efektif.
Brosur TCI (PDF)
- Reducing Agents 2026-04-06 · hal. 8
Produk TCI terkait
- N'-Isopropylidene-2-nitrobenzenesulfonohydrazide, CAS 6655-27-2, TCI I0777
- Seng – Zinc (Powder), CAS 7440-66-6, TCI Z0015
- Amonium Format – Ammonium Formate, CAS 540-69-2, TCI A3378
- TCI S0807 141-53-7 Sodium Formate
- Litium – Lithium (Shot, contains mineral oil), CAS 7439-93-2, TCI L0363
- Hydriodic Acid (57%), CAS 10034-85-2, TCI H1221
- Pengurangan senyawa aromatik dalam sintesis senyawa organik
- Pembersihan permukaan logam untuk proses pelapisan
- Penghilang warna pada proses pengolahan air limbah
- Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa reduktor
- Pemrosesan bahan kimia dalam industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7775-14-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Inorganic Salts |
| Ukuran kemasan | 300g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sumber panas dan oksidator |
Sodium hydrosulfite harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta bahan oksidator. Bahan ini tidak beracun, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terkontrol dan tidak terpapar sinar matahari langsung.
- Sano dkk. (1993). Synthesis of 2,3-Dialkoxy-1H-pyrrole via Reduction of Dioxopyrroline with Sodium Hydrosulfite. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-93-6479
- Tyagi dkk. (2012). ChemInform Abstract: Efficient and Convenient Method for Workup of Ozonolysis Reaction Using Sodium Hydrosulfite.. ChemInform doi:10.1002/chin.201230043
- Scheuerman dkk. (2000). The reduction of aromatic nitro groups on solid supports using sodium hydrosulfite (Na2S2O4). Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)00959-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








