Sulfamethazine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori antibiotik sulfonamida. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu. Sulfamethazine bekerja dengan cara menghambat enzim yang diperlukan oleh bakteri untuk sintesis asam folat, sehingga mengganggu metabolisme bakteri dan memperlambat pertumbuhannya. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan dalam uji aktivitas antibakteri, analisis kimia, dan penelitian farmakologi.
Sulfamethazine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis kuantitatif. Selain itu, bahan ini memiliki daya tahan yang baik terhadap kelembapan dan cahaya, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, sulfamethazine sering ditemukan dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan mikrobiologi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifat kimianya dalam berbagai aplikasi ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 6
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 6
- Uji aktivitas antibakteri untuk menilai efektivitas senyawa tertentu terhadap bakteri patogen
- Analisis kuantitatif dalam penelitian farmakologi dan kimia farmakologi
- Pengujian sensitivitas bakteri dalam laboratorium kesehatan masyarakat
- Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik sulfonamida
- Penggunaan dalam pembuatan larutan standar untuk analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 57-68-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Sulfamethazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini harus dikelola sesuai dengan protokol keselamatan kimia, termasuk penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Van Poucke dkk. (1994). Pharmacokinetics and Tissue Residues of Sulfathiazole and Sulfamethazine in Pigs. Journal of Food Protection doi:10.4315/0362-028x-57.9.796
- Tailor dkk. (2015). Synthesis, spectroscopic characterization, antimicrobial activity and crystal structure of silver and copper complexes of sulfamethazine. Journal of Coordination Chemistry doi:10.1080/00958972.2015.1055258
- D'Alessio dkk. (2019). Environmental fate and microbial effects of monensin, lincomycin, and sulfamethazine residues in soil. Environmental Pollution doi:10.1016/j.envpol.2018.11.093
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)




