Sulfameter adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai proses analisis kimia di laboratorium, terutama dalam pengujian kualitatif dan kuantitatif senyawa sulfonamida. Sebagai reagen kimia, sulfameter berperan dalam reaksi kimia yang memungkinkan deteksi dan identifikasi senyawa yang mengandung gugus sulfonamida. Bahan ini sering digunakan dalam bidang farmasi, mikrobiologi, dan kimia analitik untuk menguji keberadaan senyawa tertentu dalam sampel. Dalam laboratorium, sulfameter menjadi alat penting untuk memastikan akurasi dan presisi dalam analisis kimia.
Sulfameter memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif terhadap senyawa tertentu, sehingga memungkinkan reaksi yang dapat diprediksi dan diukur. Bahan ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik dan air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai metode analisis. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan reagen yang mudah digunakan dan memiliki konsistensi hasil.
Di laboratorium Indonesia, sulfameter digunakan secara luas dalam penelitian dan pengujian senyawa farmakologis. Bahan ini sangat relevan dalam penelitian obat, pengujian mikroba, dan analisis kualitas bahan kimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan laboratorium untuk melakukan pengujian secara efisien dan akurat.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 6
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 6
- Pengujian kualitatif senyawa sulfonamida dalam sampel farmasi untuk memastikan keberadaan komponen aktif.
- Analisis kimia dalam laboratorium mikrobiologi untuk mengidentifikasi reaksi antara antibiotik dan bakteri.
- Uji sensitivitas antibiotik dalam penelitian farmasi untuk menentukan efektivitas senyawa tertentu.
- Penelitian kimia analitik untuk mengembangkan metode deteksi senyawa tertentu dalam sampel lingkungan.
- Pemantauan kualitas bahan baku kimia dalam industri farmasi untuk memastikan kepatuhan standar produksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 651-06-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan. |
Sulfameter harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya matahari langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu ruangan yang stabil dan kering sangat dianjurkan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Tailor dkk. (2015). Hirshfeld surface analysis of sulfameter (polymorph III), sulfameter dioxane monosolvate and sulfameter tetrahydrofuran monosolvate, all at 296 K. Acta Crystallographica Section C Structural Chemistry doi:10.1107/s2053229615017520
- Khawam dkk. (2008). Desolvation Kinetics of Sulfameter Solvates. Journal of Pharmaceutical Sciences doi:10.1002/jps.21144
- Shah dkk. (2016). Density functional theory study of direct and indirect photodegradation mechanisms of sulfameter. Environmental Science and Pollution Research doi:10.1007/s11356-016-6956-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)






