Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 14464-29-0

N-Succinimidyl Acetate, CAS 14464-29-0, TCI S0878

N-Succinimidyl Acetate, CAS 14464-29-0, TCI S0878

Identitas Kimia

No. CAS
14464-29-0
PubChem
CID 84460·SID 135727359
Rumus molekul
C6H7NO4
Berat molekul
157.12 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2,5-dioxopyrrolidin-1-yl) acetate
SMILES
CC(=O)ON1C(=O)CCC1=O
InChIKey
SIFCHNIAAPMMKG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.147.250,00
Harga reguler Rp 1.517.250,00 Harga obral Rp 2.147.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

N-Succinimidyl Acetate (NSA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam reaksi kimia dan sintesis molekul. Produk ini termasuk dalam kategori building blocks kimia, khususnya non-heterocyclic. NSA memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan ikatan ester dan amida. Dalam laboratorium, NSA sering digunakan sebagai reagen untuk aktivasi grup hidroksil atau karboksil pada molekul organik.

Karakteristik utama NSA adalah kemampuannya untuk berikatan dengan gugus fungsi tertentu, seperti hidroksil dan karboksil, melalui reaksi esterifikasi. Senyawa ini memiliki sifat reaktif yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses sintesis dan modifikasi molekul. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diolah, NSA menjadi pilihan yang populer dalam penelitian kimia dan biokimia.

Di laboratorium Indonesia, NSA digunakan dalam berbagai penelitian, termasuk dalam sintesis senyawa organik, modifikasi protein, dan pengembangan obat. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen tanpa harus mengimpor bahan kimia dari luar negeri.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa organik : NSA digunakan untuk mengaktivasi gugus karboksil dalam sintesis senyawa kompleks.
  • Modifikasi protein : Senyawa ini membantu dalam penambahan gugus fungsi pada protein untuk penelitian biokimia.
  • Pengembangan obat : NSA berperan dalam proses aktivasi molekul yang menjadi bahan baku dalam pembuatan obat.
  • Analisis kimia : Dalam proses karakterisasi molekul, NSA digunakan sebagai reagen untuk mengidentifikasi struktur kimia.
  • Penelitian material : NSA digunakan dalam sintesis material baru dengan sifat kimia yang spesifik.

Merek TCI
Nomor CAS 14464-29-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

N-Succinimidyl Acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap harus dianggap sebagai bahan kimia yang memerlukan pengelolaan yang hati-hati.

  • Cao dkk. (2006). Determination of Phosphoamino Acids by 6-Oxy-(N-succinimidyl acetate)-9-(2′-methoxycarbonyl)fluorescein and MEKC with LIF Detection. Chromatographia doi:10.1365/s10337-006-0816-8
  • Donnet dkk. (1994). Acetylation with succinimidyl acetate affects both the catalytic site and the regulation of the erythrocyte Ca2+ pump. Biochemical Journal doi:10.1042/bj3020133
  • Cao dkk. (2005). Analytical potential of 6‐oxy‐(N‐succinimidyl acetate)‐9‐(2'‐methoxycarbonyl) fluorescein for the determination of amino compounds by capillary electrophoresis with laser‐induced fluorescence detection. ELECTROPHORESIS doi:10.1002/elps.200410227

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.