TCI T0048 Tetrabromo-o-sulfobenzoic Anhydride adalah anhidrida siklik campuran yang terbentuk dari gugus asam sulfonat dan asam karboksilat pada cincin benzena yang keempat posisinya membawa brom. Senyawa sejenis, yaitu anhidrida o-sulfobenzoat, dikenal sebagai bahan awal klasik untuk sintesis zat warna sulfonftalein melalui kondensasi dengan fenol. Versi tetrabrom ini memungkinkan sintesis indikator dan zat warna yang cincin ftaleinnya juga terbrominasi. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai blok bangunan non-heterosiklik untuk kimia zat warna dan sintesis organik.
Senyawa ini dipilih karena gugus anhidrida sulfonat-karboksilatnya sangat reaktif terhadap nukleofil seperti fenol, alkohol, dan amina. Reaksi tersebut dapat memasukkan gugus sulfonat dan karboksilat sekaligus ke dalam molekul sasaran. Empat atom brom pada cincin menambah bobot molekul dan memengaruhi sifat elektronik, sehingga warna dan perilaku asam-basa zat warna turunannya berubah. Dengan memakai prekursor yang sudah terbrominasi, peneliti dapat merancang indikator baru secara lebih terarah tanpa tahap bromasi tambahan yang sulit dikendalikan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini cocok untuk kelompok riset kimia organik sintetik, pengembang zat warna dan indikator, serta peneliti sensor kolorimetri di perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 5g ideal untuk percobaan eksplorasi dan optimasi kondisi reaksi, sedangkan kemasan 25g mendukung sintesis berulang atau pembuatan turunan dalam jumlah lebih besar untuk karakterisasi dan uji aplikasi.
Produk TCI terkait
- 2-Sulfobenzoic Anhydride, CAS 81-08-3, TCI S0124
- 3-Sulfobenzoic Acid Monosodium Salt, CAS 17625-03-5, TCI S0126
- Tetraiodo-2-sulfobenzoic Anhydride, CAS 1745-83-1, TCI T0131
- p-Toluenesulfonic Anhydride, CAS 4124-41-8, TCI T1485
- Benzenesulfonic Anhydride, CAS 512-35-6, TCI B1931
- 3,4,5,6-Tetrabromo-o-cresol, CAS 576-55-6, TCI T1528
- Sintesis zat warna sulfonftalein terbrominasi: kondensasi anhidrida ini dengan fenol menghasilkan kerangka sulfonftalein yang cincin ftaleinnya membawa empat atom brom.
- Pengembangan indikator pH dan indikator protein baru: substituen brom memengaruhi rentang perubahan warna, sehingga peneliti dapat menyetel sifat indikator yang dihasilkan.
- Reagen sulfonasi-asilasi pada nukleofil: gugus anhidrida campuran bereaksi dengan alkohol atau amina untuk memasukkan gugus sulfonat dan karboksilat ke molekul sasaran.
- Riset sensor kolorimetri: zat warna turunan dari bahan ini dapat diuji sebagai elemen pengindra optik untuk mendeteksi perubahan keasaman atau keberadaan analit tertentu.
- Studi hubungan struktur dan warna: membandingkan zat warna dari anhidrida berbrom dan tidak berbrom membantu memahami pengaruh halogen terhadap spektrum serapan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 68460-01-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan; detail lihat sertifikat analisis |
| Penyimpanan | tertutup rapat, kering, terlindung dari kelembapan karena anhidrida mudah terhidrolisis |
Anhidrida ini peka terhadap kelembapan dan dapat terhidrolisis menjadi asamnya bila terpapar udara lembap. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di dalam desikator. Timbang dengan cepat dan tutup kembali wadah segera. Kerjakan di lemari asam, hindari menghirup debu, dan jauhkan dari air, basa, serta amina. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium karena bahan bersifat asam dan dapat mengiritasi.
—






