1,1,2,2-Tetrachloroethane adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik dan reaksi kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga menjadi bahan bantu yang sangat berguna dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai pelarut, reaktan, atau bahan intermediet dalam berbagai proses kimia.
Karena sifatnya yang non-polar dan kemampuannya untuk larut dalam berbagai jenis pelarut, 1,1,2,2-Tetrachloroethane menjadi pilihan ideal dalam reaksi yang memerlukan pelarut non-polar. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang tinggi, sehingga cocok untuk proses distilasi atau pemanasan yang memerlukan stabilitas termal. Selain itu, senyawa ini relatif tidak reaktif terhadap kebanyakan bahan kimia, sehingga meminimalkan risiko reaksi tidak terduga.
Di laboratorium Indonesia, 1,1,2,2-Tetrachloroethane sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga penelitian yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga ditemukan dalam laboratorium industri yang memerlukan bahan kimia yang stabil dan mudah diakses. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Produk TCI terkait
- TCI T0695 630-20-6 1,1,1,2-Tetrachloroethane
- TCI D1987 630-25-1 1,2-Dibromo-1,1,2,2-tetrachloroethane
- TCI C2882 75-00-3 Chloroethane (ca. 17% in Ethyl Ether, ca. 2.0mol/L)
- TCI T0381 79-00-5 1,1,2-Trichloroethane
- TCI H0060 67-72-1 Hexachloroethane
- TCI C4176 75-00-3 Chloroethane (ca. 15% in N,N-Dimethylformamide, ca. 2 mol/L)
- Sintesis senyawa organik kompleks memerlukan pelarut non-polar yang stabil
- Reaksi substitusi halogen dalam senyawa aromatik untuk menghasilkan produk tertentu
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses produksi bahan kimia industri
- Proses distilasi untuk pemisahan campuran kimia berdasarkan titik didih
- Pengujian sifat kimia senyawa baru dalam penelitian ilmiah
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 79-34-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat beracun dan berbahaya bagi lingkungan, penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol. Wadah harus dibuat dari bahan tahan korosi, seperti gelas atau plastik, dan tidak boleh terpapar air atau bahan kimia lain yang dapat bereaksi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
- Saheb dkk. (2014). Hydrogen abstraction reactions of hydroxyl radicals with 1,1,2,2-tetrachloroethane, 1,1,1,2-tetrachloroethane and pentachloroethane studied by using semi-classical transition state theory. Molecular Physics doi:10.1080/00268976.2014.924632
- Comelli dkk. (1991). Molar excess enthalpy for the binary systems 1,3-dioxolane + 1,2-trans-dichloroethylene, tetrachloroethylene or 1,1,2,2-tetrachloroethane. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je00001a010
- (2015). Excess Molar Volumes and Refractive Indices of Tetrahydrofuran, Dichloromethane, Trichloromethane, 1, 2-Dichloroethane, Trichloroethane and 1, 1, 2, 2-Tetrachloroethane. International Journal of Science and Research (IJSR) doi:10.21275/v4i12.nov152250
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

