Tetrahydrofuran (THF) adalah senyawa organik yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki sifat pelarut yang sangat baik, terutama untuk senyawa organik seperti ester, keton, dan alkena. THF memiliki titik didih yang relatif rendah dan volatilitas yang tinggi, sehingga mudah menguap. Karena sifat ini, THF sering dipilih sebagai pelarut dalam reaksi kimia yang memerlukan kondisi suhu rendah atau medium yang ringan.
Tetrahydrofuran stabil dalam kondisi normal, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan kelembapan. Untuk meningkatkan stabilitasnya, produk ini telah ditambahkan dengan BHT (Butylated Hydroxytoluene), yang berfungsi sebagai pengawet. BHT mencegah terbentuknya senyawa oksidatif yang merusak kualitas THF. Dengan penambahan BHT, THF tetap aman dan efektif untuk digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, THF digunakan secara luas dalam berbagai penelitian kimia, termasuk sintesis senyawa heterosiklik, pemisahan senyawa organik, dan reaksi kimia yang memerlukan pelarut polar. Karena kehandalannya dan ketersediaannya, THF menjadi pilihan utama untuk peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan industri.
Produk TCI terkait
- Tetrahydrofuran-2-yl Pyrrolidine-1-carbodithioate, CAS 1239488-58-4, TCI T4405
- TCI E0795 285-69-8 3,4-Epoxytetrahydrofuran
- Tetrahydrofurfuryl Alcohol, CAS 97-99-4, TCI T0106
- Tetrahydrofuran Anhydrous (stabilized with BHT), CAS 109-99-9, TCI T2394
- Isobutene (ca. 15% in Tetrahydrofuran), CAS 115-11-7, TCI I0911
- Vinyl Bromide (ca. 12% in Tetrahydrofuran, ca. 1.0mol/L), CAS 593-60-2, TCI V0127
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan pelarut polar dan stabilitas tinggi
- Pemisahan dan purifikasi senyawa organik melalui kromatografi dan distilasi
- Reaksi kimia yang membutuhkan lingkungan pelarut tidak polar dan volatil
- Pembuatan campuran reaktif untuk reaksi substitusi dan adisi
- Penyimpanan dan transportasi senyawa kimia yang sensitif terhadap kelembapan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 109-99-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Tetrahydrofuran harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, wadah harus terkunci dan ditempatkan di area yang terkontrol. Penggunaan THF harus dilakukan dalam ruang berpendingin dan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selalu pastikan area kerja terhindar dari percikan dan bocoran untuk mencegah risiko kebakaran atau keracunan.
- Chen dkk. (2016). Theoretical Study of Tetrahydrofuran-Stabilized Al13 Superatom Cluster. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.6b02958
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







