Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 110-18-9

N,N,N',N'-Tetramethylethylenediamine, CAS 110-18-9, TCI T0147

N,N,N',N'-Tetramethylethylenediamine, CAS 110-18-9, TCI T0147

Identitas Kimia

Nama lain
TEMED
No. CAS
110-18-9
PubChem
CID 8037·SID 87576149
Rumus molekul
C6H16N2
Berat molekul
116.20 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N,N,N',N'-tetramethylethane-1,2-diamine
SMILES
CN(C)CCN(C)C
InChIKey
KWYHDKDOAIKMQN-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Rp 352.800,00 Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

N,N,N',N'-Tetramethylethylenediamine (TMEDA) dari TCI adalah diamina tersier yang punya dua atom nitrogen termetilasi, dihubungkan oleh jembatan etilena. Bahan ini termasuk pereaksi yang paling sering dijumpai di dua dunia laboratorium yang berbeda. Di laboratorium biologi molekuler, TMEDA (sering ditulis TEMED) adalah katalis polimerisasi akrilamida untuk membuat gel elektroforesis. Di laboratorium kimia organik, TMEDA adalah ligan pengkelat klasik untuk senyawa organolitium dan berbagai ion logam.

Kekuatan TMEDA berasal dari dua pasangan elektron bebas nitrogen yang letaknya pas untuk membentuk kelat lima anggota dengan kation logam. Pada organolitium seperti n-butillitium, koordinasi ini memecah agregat sehingga reaktivitas dan selektivitas litiasi meningkat. Dalam pembuatan gel poliakrilamida, TMEDA mempercepat pembentukan radikal bebas dari amonium persulfat, sehingga gel terpolimerisasi dalam waktu yang terkontrol. Bentuknya yang cair dan mudah bercampur dengan banyak pelarut membuat bahan ini praktis ditakar dengan pipet.

Di Indonesia, TMEDA dibutuhkan luas oleh laboratorium bioteknologi, biokimia, kedokteran, pertanian, dan farmasi yang rutin menjalankan SDS-PAGE atau native PAGE untuk analisis protein. TMEDA juga dibutuhkan laboratorium sintesis organik dan organologam di perguruan tinggi. Pilihan kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL memudahkan laboratorium memilih volume sesuai frekuensi pemakaian, mulai dari kebutuhan praktikum hingga fasilitas riset yang memproses banyak gel setiap minggu.

  • Pembuatan gel poliakrilamida (SDS-PAGE): TMEDA mengkatalisis pembentukan radikal dari amonium persulfat, sehingga polimerisasi akrilamida berlangsung cepat dan gel terbentuk merata.
  • Aktivator organolitium: sebagai ligan pengkelat, TMEDA memecah agregat butillitium dan meningkatkan reaktivitasnya untuk litiasi terarah dan deprotonasi substrat yang sulit.
  • Ligan kompleks logam transisi: dua nitrogen tersiernya membentuk kelat stabil dengan tembaga, nikel, seng, dan logam lain untuk riset katalisis maupun sintesis.
  • Basa organik dalam sintesis: sifat basa amina tersiernya berguna untuk menangkap asam yang dilepaskan selama reaksi asilasi atau sililasi pada skala laboratorium.
  • Katalis polimerisasi radikal lain: sistem redoks persulfat–TMEDA juga dipakai untuk membuat hidrogel dan polimer akrilat pada suhu ruang tanpa pemanasan.

Dari brosur TCI

  • Reagen pada skema sintesis NaTMP

Merek TCI (kode produk T0147)
Nomor CAS 110-18-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 100mL, 500mL
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari sumber api; lindungi dari udara dan kelembapan

TMEDA adalah cairan mudah terbakar dan korosif, serta berbau amina yang tajam. Simpan dalam botol aslinya yang tertutup rapat di lemari bahan mudah terbakar yang sejuk dan berventilasi, jauh dari api terbuka, oksidator, dan asam. Bahan ini dapat menyerap kelembapan dan karbon dioksida dari udara, sehingga tutup harus segera dirapatkan setelah dipakai. Untuk kimia organolitium, simpan di bawah gas inert. Selalu tangani bahan di lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium.

  • Lou dkk. (2025). Tetramethylethylenediamine Stabilizes Organozinc Surface Intermediates against Chemical Etching but Not against Protodemetalation. Organometallics doi:10.1021/acs.organomet.5c00238
  • Kibriya dkk. (2018). Visible light induced tetramethylethylenediamine assisted formylation of imidazopyridines. Organic & Biomolecular Chemistry doi:10.1039/c8ob00532j
  • Ooyama dkk. (2002). Crystal Structure of a New Organic-Inorganic Hybrid Nitroprusside ((tmenH2)[Fe(NO)(CN)5]•H2O; tmen = N,N,N′,N′-tetramethylethylenediamine). Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.18.617

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Sobi Asako. Lithium‐Free Synthesis of Sodium 2,2,6,6‐Tetramethylpiperidide and Its Synthetic Applications Advanced Synthesis & Catalysis, 2019. doi:10.1002/adsc.201900215